Beranda Lombok Barat Pemdes Peresak Bantah Data Salah Sasaran

Pemdes Peresak Bantah Data Salah Sasaran

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA RUSAK: Kadus Peresak Selatan Sukardi menunjukkan salah satu rumah calon penerima bantuan di RT 4 Dusun setempat, kemarin.

LOBAR —Pemerintah Desa Peresak Kecamatan Narmada membantah tudingan pendataan bantuan perbaikan rumah salah sasaran. Menyusul adanya tudingan seorang warga setempat yang menduga jika data tersebut hanya bagi keluarga dekat staf desa. Warga tersebut mengupload data di media sosial. Isinya menyebut jika data kerusakan rumah untuk menerima bantuan Rp 50 juta dari pusat, hanya masuk bagi keluarga dekat staf desa. “Tidak benar itu tuduhan,” tegas Kadus Peresak Selatan, Sukardi yang ditemui di kantor desa setempat, kemarin.
Sukardi mengatakan, jika data yang diupload itu merupakan data sementara, dan hanya data RT 4 di dusun tersebut. Data yang diupload itu tertanggal 31 Agustus. Data RT 4 memang lebih dulu masuk kepemerintah desa dibandingkan RT 1, 2 dan 3. “Kalau RT 3, 2 dan 1 kalau gak salah, kemarin (Kamis, Red) diambil datanya,” sambungnya.
Ia memastikan, seluruh pendataan sesuai yang ditentukan. Sebab ia menerima langsung seluruh data kerusakan dari para RT di dusunnya, selanjutnya diajukan ke pihak desa.
Data yang dihimpun dari 320 KK di dusun itu, hampir 75 persen rumah warga mengalami keruskan. Dari pantauan langsung Radar Mandalika, terdapat beberapa rumah yang roboh di RT 4 Dusun Peresak. Hampir sebagian besar rumah lainnya mengalami keretakan cukup parah, karena dari sisi usia bangunan sudah lama. Dari sejumlah nama penerima bantuan yang sudah masuk, benar mengalami kerusakan rumahnya.
Pernyataan Kadus Presak Selatan ini dikuatkan dengan statemen para kadus lainnya di desa. Para kadus itu menilai apa yang dilakukan Kadus Peresak Selatan sudah sesuai prosedur. Mulai dari melakukan pendataan, memfoto kerusakan, hingga mengumpulkan dokumen kependudukan seperti KTP dan KTP warga yang akan menerima bantuan. Sesuai dengan persyaratan yang diminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lobar.
Hanya saja dalam proses itu, ada yang lebih dulu. Namun adapula yang belakangan diserahkan. Kadus menyatakan, hanya melakukan pendataan kerusakan. Hasil pendataan itu akan diverifikasi pemkab guna mengetahui katagori kerusakan, sehingga mendapat bantuan pusat. “Semua data sudah kita buat, petugas surveyor sudah kita damping semua. Kadus hanya mengarahkan, nanti petugas yang lebih mengetahui, kondisi rilnya seperti apa,” tegas Kadus Teboyak Desa Presak, Budiman.
Penyerahan data itu dilakukan di kantor desa. Bahkan disaksikan pihak desa dan petugas dari Dinas PUPR. Mengenai upload warga tersebut, ia sangat menyayangkannya. Seharusnya tidak langsung diekspose di media sosial. “Karena data itu sementara belum final, masih proses. Gak mungkin pemerintah tidak memperhatikan, ini bencana alam,” tegasnya.
Plt Kepala Desa Peresak, Alvian Setiadin juga membantah tuduhan data calon penerima bantuan salah sasaran. Sebab pihak desa sudah melakukan pendataan penyeluruh terhadap korban gempa di desa tersebut. Dari data calon penerima bantuan, terdapat ada beberapa nama pensiunan ASN dan verifikator. “Itu tidak benar,” tegasnya. (win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here