Beranda Lombok Barat Pembeli Sepi, Pedagang Merana

Pembeli Sepi, Pedagang Merana

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA MASIH SEPI: Pedagang Pasar Narmada menunggu pembeli yang terlihat sepi, kemarin.

LOBAR —Pascakebakaran yang melanda pasar Narmada pekan lalu, dirasakan dampaknya oleh para pedagang. Setelah merugi akibat los dagang yang hangus, penghasilan para pedagang ikut anjlok. Ini karena pembeli yang dulunya ramai, kini terlihat sepi. “Turun penghasilan kita setelah kebakaran itu,” kata seorang pedagang, Inaq Sulastri, kemarin.
Kondisi ini sangat dikeluhkan pedagang, karena ia harus memenuhi kebutuhan keluarga yang kini berada di pengungsian. “Kemungkinan juga warga tidak punya uang untuk belanja,” ujarnya menganalisa penyebabnya.
Akibat sepinya pembeli, ia dan para pedagang lain terpaksa menurunkan harga hingga 30 persen. Seperti tahu yang awalnya dijual seribu per empat biji, kini dijual menjadi lima biji perseribu rupiah. Kemudian daging ayam dari Rp 40 ribu per kilogram, diturunkan menjadi Rp 30 ribu per kilogram. Begitu juga dengan harga ikan. “Karena pasar sepi, terpaksa kami banting harga,” ujarnya. Imbasnya ke penghasilan pedagang yang sebelumnya mendapat Rp 1 juta perhari dari berjualan ayam, kini hanya Rp 500 ribu perhari.
Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lobar Agus Gunawan, mengaku sudah merelokasi para pedagang pascakebakaran. Pedagang ditempatlan i ke lokasi parkir pasar. Mengenai sepinya, Agus menduga hal itu dampak kebakaran. Namun ia memastikan, kondisi saat ini akan normal kembali. (win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here