Beranda Mataram Lontar Terlibat Pulihkan Sekolah

Lontar Terlibat Pulihkan Sekolah

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA BERDISKUSI: Persiapan anggota Lontar menjalankan program pemulihan sekolah

MATARAM – Bencana gempa yang telah berlalu di Pulau Lombok, membuat aktifitas belajar mengajar tidak berjalan seperti biasa. Sekolah diliburkan hingga masa tanggap darurat selesai. Berbagai kalangan prihatin, salah satunya komunitas Literasi Lombok Pintar (Lontar) yang konsentrasi pada Sumber Daya Manusia (SDM).
Pendiri komunitas, Azhari Evendi mengatakan, lontar fokus di sumberdaya manusia. Menurutnya, literasi sebagai pintu yang menuju ranah kemanusiaan. SDM akan semakin maju kalau masyarakat dapat mengakses pendidikan. Gempa tidak secara langsung berhubungan dengan SDM. Tapi secara langsung berhubungan dengan tanggungjawab SDM. “Kaitannya dengan gempa itu kemudian ya kita harus terlibat.” ujarnya.
Dosen jurusan Sosiologi ini berpandangan, bahwa masa tanggap darurat sudah usai. Sehingga Lontar akan fokus ke pemulihan sekolah. Banyak sekolah belum berfungsi, murid tidak bisa masuk seperti sediakala. Bahkan ada yang belum berfungsi sama sekali. Di situlah peran komunitas mengajak guru, murid maupun masyarakat untuk terlibat. “Kita harus ke tujuan awal, yaitu pendidikan. Jadilah ide-ide pemulihan sekolah” cetusnya.
Menurutnya, rumah boleh runtuh tapi sekolah, serta semangat untuk pendidikan harus tetap jalan. “Kalau bangunan diperbaiki fisiknya,” imbuhnya.
Meski dalam upaya pemulihan sekolah, komunitas ini kekurangan SDM. Solusinya, komunitas akan menjalin kerjasama dengan komunitas lain. Saat ini anggota Lontar sebagian besar mahasiswa Sosiologi Unram.
Evendi beralasan, mendirikan lontar karena tanggungjawab mengembangkan masyarakat. Apalagi Lombok ke depan akan menjadi industri pariwisata yang besar. “Pariwisata itu menyentuh identitas kita yang paling utama yaitu budaya. Bagaimana di tengah pariwisata yang mengglobal ini, biar kita tidak menjadi buruh di tempat kita sendiri,” jelasnya. (cr-je/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here