Beranda Lombok Timur Langkah Penjabat Bupati Lotim Tangani Bencana Gempa Bumi

Langkah Penjabat Bupati Lotim Tangani Bencana Gempa Bumi

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA Ahmad Subhan

Buat Surat Perintah Tugas, Setda dan OPD Lakukan Pendampingan
Penjabat Bupati Lotim terus bergerak cepat mengisi masa jabatannya, menangani bencana gempa bumi melanda daerah ini. Terutama, bagaimana melakukan penanganan selama masa transisi ke pemulihan.
MUHAMAD RIFA’I – LOTIM
SEJAK masa jabatan Bupati Lombok Timur (Lotim) H Moch Ali Bin Dachlan, dan berakhirnya Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai Pelaksana Harian (PLH), Penjabat Bupati Lotim, HL Syafi’i bergerak cepat, Begitu selesai dilantik, langsung memimpin Rapat Koordinasi (Rakor). Rakor melibatkan Sekretaris Daerah (Sekda), Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), Kepala Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) dan jajaran Sekretariat Daerah (Setda). Membahas bagaimana melakukan percepatan penanganan bencana gempa bumi, dari masa transisi kemasa pemulihan.
Selesai melakukan Rakor, keesokan harinya bersama forkompinda, Sekda, kepala OPD dan pihak terkait lainnya, Penjabat langsung terjun ke lapangan melihat kondisi para pengungsi. Turunnya Penjabat Bupati yang juga Kepala Bakesbangpoldagri NTB ini, tidak dengan tangan kosong. Tetapi membawa bantuan kebutuhan dasar pengungsi. Kemudian menyerap apa yang menjadi aspirasi atau keluh kesah dari para pengungsi, sebagai dasar untuk mengambil kebijakan.
Selama diberikan amanah menjabat sebagai Penjabat Bupati, selain ditugaskan mengurusi penyelenggaraan pemerintahan, juga diminta konsen bagaimana melakukan penanganan bencana gempa bumi. Disamping itu juga, bagaimana menciptakan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Lotim.
Dalam hal penanganan bencana gempa bumi, Penjabat sejak awal meminta semua pihak terkait untuk mengembangkan jejaring. Agar bantuan guna memenuhi kebutuhan dasar korban bencana tetap tertangani. Selain itu juga, aktif melakukan koordinasi dengan semua pihak terkait. sehingga setiap bantuan itu tetap terarah dan tepat sasaran, guna mengurangi beban dan penderitaan para korban gempa bumi.
Langkah atau kebijakan baru ditempuh HL Syafi’i, dengan mengeluarkan surat perintah tugas terhadap semua Kepala Bagian (Kabag), kepala OPD, Camat, hingga kepala unit pelaksana di tingkat kecamatan. Termasuk memberikan surat perintah tugas pada badan otonom daerah.
Surat perintah tugas tersebut, bagaimana melakukan pendampingan dalam rangka penanganan bencana gempa bumi selama masa transisi darurat kepemulihan pascabencana. Wilayah penugasan semua yang masuk dalam surat perintah tugas itu, langsung dicantumkan.
Diantara isi surat perintah tugas untuk penanganan bencana gempa bumi ini, melaksanakan pendampingan dalam pemutakhiran pendataan korban, membantu memfasilitasi pendistribusian logistik dan kebutuhan dasar korban, membantu Pemerintah Daerah (Pemda), dalam memberikan informasi kepada masyarakat terkait dengan penanganan gempa.
Isi perintah tugas tersebut, juga bagaimana membantu memfasilitasi penyelesaian permasalahan yang dihadapi Pemerintah Desa (Pemdes) dalam menggerakkan kembali kegiatan gotong royong dan partisipasi masyarakat dalam pemulihan penanganan bencana. Menindaklanjuti surat perintah kepada seluruh persoel unit kerja masing-masing. Hasil pendampingan tu, dilaporkan pada Bupati Lotim melalui Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Pendampingan dilakukan selama masa transisi darurat ke pemulihan pasca bencana. Jadi, pendampingan dilakukan selama 6 bulan, hingga tanggal 26 Februari 2019 mendatang. Soal pola kerja di lapangan, diatur oleh masing-masing Kepala OPD, Kabag dan Camat,” kata Ahmad Subhan, Kabag Humas Setda Lotim. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here