Beranda Headline Intelijen Kejari Awasi WNA ‘Nakal’

Intelijen Kejari Awasi WNA ‘Nakal’

BERBAGI
ILUSTRASI

PRAYA – Kunjungan warga negara asing (WNA) ke obyek pariwisata Loteng mendapat pengawasan yang makin super ketat. Tidak main-main, intelijen dari Kejari Loteng juga ikut mengawasi bule ‘nakal’.
Kasi Intel Kejari Loteng, Feby Rudy menyampaikan, pihaknya juga akan turun untuk melakukan investigasi untuk memeriksa dokumen termasuk visa yang digunakan oleh para WNA. Baik yang bekerja bahkan hanya datang berlibur.
“Apalagi sekarang adanya kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika. Pastinya warga asing akan semakin banyak yang berkunjung dan ini makin kami awasi,” terangnya kepada media, kemarin.
Feby mengaku, pengawasan yang dilakukan tersebut, sesuai perintah kerja (Perja) Nomor 009/A/JA/01/2011 Tentang organisasi dan tata kerja Kejaksaaan Republik Indonesia yang kemudian dirubah dengan Perja tahun 2014, tugas dan fungsi seksi intelejen. Di antaranya, melakukan penyelidikan/pengamanan dan penggalangan dalam bidang idiologi, politik, ekonomi, sosial, budaya dan pertahanan kemanan. Termasuk pada pasal 623 tentang orang asing.
“Dari kewenangan ini kami mengimbau bagi perusahaan yang memperkerjakan orang asing juga untuk aktif melaporkannya data kepada dinas terkait,” imbaunya.
Hasil pengawasan hingga sekarang, intelijen jaksa belum menemukan adanya WNA yang illegal bekerja di wilayah Loteng. Mereka rata-rata datang untuk berlibur ke objek wisata dengan batas waktu sesuai pasport yang telah ditentukan.
Jika ditemukan adanya WNA yang illegal, tentunya sesuai aturan pihaknya akan tetap berkoordinasi dengan pihak Imigrasi untuk melakukan deportasi ke negara asalnya. Tetapi, kalau mereka terlibat kasus kriminal, mereka bisa diberikan penindakan di tempat dia melakukan aksinya.
“Contohnya, mantan Pilot Lion Air yang tersangkut hukum kasus narkoba. Sekarang dia menjalani hukuman di Rutan Praya,” bebernya.

Sementara itu, Kapolres Loteng, AKBP Kholilur Rochman mengaku, pihaknya juga terus mengawasi dan melakukan pendataan terhadap keberadaan WNA.
“Kita hanya mengawasi dan melakukan pendataan saja,” kata kapolres, belum lama ini. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here