Beranda Lombok Timur 1 Muharam, Doa Bersama di Lokasi Pengungsian

1 Muharam, Doa Bersama di Lokasi Pengungsian

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA RAKOR : Asisten II (Dua) Setda saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan 1 Muharam, yang akan dipusatkan pemerintah di Lapangan Umum Sugian Kecamatan Sambelia.

LOTIM – Peringatan 1 Muharam tahun ini di Lombok Timur (Lotim), akan sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya selesai d’a awal dan akhir tahun, dilanjutkan dengan pasar rakyat, festival islami dan lainnya. Tahun ini, mengingat sedang dilanda bencana gempa bumi, sehingga peringatan 1 Muharam digelar dengan melakukan doa bersama di lokasi pengungsian.
Penjabat Bupati Lotim, melalui Asisten II (Dua) H Sahabudin, dalam rapat menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1440 Hijriyah, di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Kantor Bupati Lotim mengatakan, dalam kegiatan doa bersama awal dan akhir tahun nanti, dijadwalkan digelar di lokasi pengungsian Lapangan Umum Desa Sugian, Kecamatan Sambelia. Dihadiri Penjabat Bupati bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda).
Selain di lapangan Sugian, doa bersama 1 Muharam juga dipusatkan pemerintah di 77 titik lokasi pengungsian. Utamanya, lima kecamatan yang terkena dampak langsung, mulai dari Kecamatan Sembalun, Sambelia, Pringgabaya, Suela dan Montong Gading. Kendati menetapkan lokasi 77 titik, bukan berarti mengesampingkan kecamatan lain yang tidak terkena dampak langsung. Wilayah yang tidak terkena dampak langsung, tetap melakukan doa bersama di masjid dan musala setempat, dikoordinir oleh Camat dan Unit Pelaksana lainnya. “Insya Allah, acaranya Senin malam mendatang. Kita akan doa awal dan akhir tahun bersama para pengungsi,” tegasnya.
Terpisah, Kepala Bagian (Kabag) Humas Setda Lotim, Ahmad Subhan menambahkan, melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) induk, peringatan 1 Muharam 1440 Hijriyah sudah dianggarkan, melalui bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra). Anggaran tersebut untuk pasar rakyat, festival islami dan lainnya. Hanya saja dengan kondisi saat ini, anggaran itu tidak akan digunakan sesuai nomenklaturnya dalam APBD induk. “Soal anggaran untuk 1 Muharam yang sudah diketok lewat APBD induk ini, kami belum tahu mau dialokasikan kemana. Nanti, akan dibahas Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Mau dikemanakan anggaran tersebut, kita tidak tahu,” pungkasnya. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here