Beranda Headline Terminal Haji Butuh Suntikan Anggaran 4 Miliar

Terminal Haji Butuh Suntikan Anggaran 4 Miliar

BERBAGI
DOK/RADAR MANDALIKA MANGKRAK: Terminal Haji/TKI masih mangkrak yang belum jelas kapan dioperasikan.

MATARAM – Pemerintah Provinsi NTB belum bisa memastikan kapan terminal haji/TKI di Bandara Internasional Lombok (BIL) bisa beroperasi. Sebab, pembangunan sebelumnya telah menyedot uang negara Rp 14 miliar, namun belum jadi juga.
“Kebutuhan kita 3 sampai 4 miliar lagi sampai tuntas,” terang Kadis Perhubungan NTB, Lalu Bayu Windia kemarin di Mataram.
Bayu mengaku, gedung itu masih banyak kekurangan fasilitas yang belum selesai dikerjakan seperti interior yang masih kosong dan juga perabotan isi di dalamnya juga belum ada, dan berbagai kebutuhan lainnya yang tentu sangat berfungsi untuk jamaah haji atau para TKI yang akan pergi sebelum naik pesawat.
Bayu mengaku, untuk tahun ini khususnya di APBD perubahan Dishub belum bisa mengusulakan kelanjutan pembanguan terminal haji itu, mengingat Pemprov saat ini fokus pada rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa terlebih kondisi APBD NTB yang tergolong sangat minim. Namun dipastikan anggarannya akan diusulkan pada APBD murni tahun 2019.
“Insya Allah APBD murni 2019 kita usulkan,” kata Bayu.
Sementara pada APBD perubahan ini Dishub hanya menganggarkan kebutuan yang terkena dampak bencana gempa Lombok yang terjadi bertubi tubi seperti, pembangunan kantor pelabuhan Teluk Nare Pemenang KLU yang rusak juga terminal bus yang ada di KLU yang rusak parah. Begitupun dengan fasilitas terminal darat pelabuhan Pototano, kantor terminal penumpang dan ada juga untuk perbaikan kantor Dishub sendiri yang retak-retak akibat gempa. Untuk usulannya Bayu mengaku, tidak hafal berapa yang diusulkan.
“Itu kebutuhan kita yang kita usulakan di perubahan ini,” pungkasnya. (cr-jho/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here