Beranda Kriminal Terduga Penadah Curanmor Diborgol

Terduga Penadah Curanmor Diborgol

BERBAGI

LOTIM – Tim Buru Sergap (Buser) Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Lombok Timur (Lotim), meringkus satu terduga penadah Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) atau pasal 480 KUHP. Terduga penadah inisial JU alias Jun, 17 tahun asal Dusun Mertak Sari, Desa Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik Lotim.

Penadah ini, diringkus berdasarkan Laporan Polisi (LP) LP/193/XII/2012/NTB/RES.LOTIM/Sek. Pringgabaya, tanggal 29 Desember 2012 lalu. Di rumahnya Dusun Rungkang Desa Kesik Kecamatan Masbagik Lotim, pelaku diciduk sekitar pukul 12.30 Wita, kemarin.
Motor jenis Yamaha Mio yang dikuasai pelaku, merupakan hasil kejahatan Curanmor, dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) Puskesmas Labuhan Lombok Kecamatan Pringgabaya, tahun 2012 lalu. Pelaku mendapatkan motor dengan harga miring, dari temannya yang hingga saat ini masih buron.
Tim Buser yang mendapatkan informasi keberadaan motor tersebut, langsung melakukan penyelidikan. Setelah mengecek kelengkapan motor yang dikuasai pelaku, ternyata tidak memiliki kelengkapan surat-surat bukti kepemilikan kendaraan hasil kejahatan Curanmor tersebut. Pengecekan pun dilakukan Buser secara mendalam, dan benar motor yang dikuasai terduga pelaku, merupakan kendaraan yang pernah dilaporkan hilang oleh pemiliknya. Ketika itu, laporan dimasukkan ke Polsek Pringgabaya.
Dari sana, tim Buser langsung mengangkut terduga pelaku, bersama barang bukti kendaraan Yamaha Mio yang dikuasainya itu. Terduga pelaku dan barang buktinya, langsung digelandang ke Mapolres Lotim, untuk dilakukan pengembangan, guna mengungkap pelaku Curanmor.
Kapolres Lotim, AKBP M Eka Fathurrahman SIK membenarkan penangkapan terduga penadah hasil Curanmor inisial JU alias JUN. Saat ini terduga pelaku penadah dan barang buktinya sudah berhasil diamankan, untuk dilakukan pendalaman. “Kami akan terus melakukan pendalaman, untuk mengungkap keberadaan pelaku Curanmor, yang merupakan sumber terduga ini memperoleh kendaraan hasil kejahatan,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak mudah teriming-iming membeli kendaraan dengan harga miring. Jangan sampai, masyarakat terjerat hukum sebagai penadah. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here