Beranda Praya Metro Tambah Anggaran Pembangunan Sekolah Rusak

Tambah Anggaran Pembangunan Sekolah Rusak

BERBAGI
JAYADI/RADAR MANDALIKA H Ahmad Supli

PRAYA — Rusaknya ratusan bangunan sekolah di Loteng dampak gempa bumi mendapat perhatian serius DPRD. Sebagai bukti, dewan juga menambahkan anggaran dari sumber dana tak terduga untuk mendukung perbaikan.
Anggota Komisi IV DPRD Loteng, H Ahmad Supli mengaku jika masalah dunia pendidikan daerah sangat memberikan perhatian besar. Ia mengaku, soal perbaikan atau pembangunan nantinya, pusat juga akan memberikan anggaran untuk itu.
“Kami sangat perihatin dengan kondisi ini,” kata Supli kepada wartawan, kemarin.
Akibat banyak bangunan sekolah rusak berat, siswa-siswi harus melaksanakan proses belajar mengajar di bawah tenda. Menyikapi persoalan ini juga, Supli mengaku sudah memanggil pihak Dinas Pendidikan.
“Memang sudah ada kejelasan karena bantuan dari pusat sudah akan digelontorkan sumber DAK. Kami juga daerah juga memberikan penambahan,” bebernya.
Selain itu, pihaknya telah menekankan kepada dinas agar tetap melakukan monitoring di semua sekolah. “Kita harus memikirkan ini demi pendidikan anak kita juga,” sebut dia.
Supli mengaku, pihaknya tidak bisa menyebut nama-sama sekolah yang sesuai data dia miliki. Namun dari laporan yang pihaknya terima, kebanyakan letak sekolah yang rusak berat di Kecamatan Batukliang Utara (BKU). Sebab, di sana bukan hanya sekolah ribuan rumah juga banyak yang hancur.
“Paling parah di BKU saja,” jelasnya.
Yang rusak, kata Supli di dinging gedung. Ada yang sudah roboh bahkan ada yang retak sejak. Sehingga, untuk perbaikan mereka hanya mengharapkan bantuan rehabilitasi.
“Kami harapkan kondisi bisa segera normal,” harap dia.

Sementara itu, Kepala Disdik Loteng, H Sumum mengatakan, berdasarkan data sementara terdapat ratusan bangunan sekolah rusak. Baik sekolah dari PAUD, TK, SD dan SMP. Sedangkan untuk SMA masih belum diketahui.
“Untuk sekolah yang rusak akan segera dilakukan rehabilitasi,” kata Sumum. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here