Beranda Praya Metro Lindungi TKI, Gerunung Bentuk Desbumi

Lindungi TKI, Gerunung Bentuk Desbumi

BERBAGI
IST/RADAR MADNALIKA KOMPAK: Lurah Gerunung bersama peneliti asal Australia saat meneliti program Desbumi di kelurhaan setempat, beberapa waktu lalu.

LOTENG —Untuk menjamin para TKI bisa bekerja di luar negeri secara prosedural, Kelurahan Gerunung membentuk program Desa Peduli Buruh Migran (Desbumi). Lembaga yang berdiri sejak 2015 silam ini bekerjasama dengan Pancakarsa di Mataram. Fokusnya, apabila ada TKI yang bermasalah di luar negeri, bisa segera langsung membantunya.
“Sejak 2015 saja tercatat sudah 900 lebih TKI yang kita berangkatkan secara prosedural. Alhamdulillah semuanya bisa bekerja sesuai harapan,” ujar Lurah Gerung, LM Hazni pada Radar Mandalika, kemarin.
Program ini digagas lantaran keprihatinan kelurahan yang sering mendengar informasi banyaknya TKI yang bermasalah. Sebab jika hal tersebut tidak dilakukan, maka bisa saja warga bakal menjadi korban penjualan manusia (human trafficking).
“Begitu pula jika ada PJTKI yang ingin memberangkatkan warga Gerunung, harus melewati kelurahan dulu untuk diverifikasi izin kelembagaannya,” jelasnya.
Selain memiliki legalitas, Desbumi Gerunung juga selalu berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Loteng. Hal tersebut untuk memastikan perusahaan penyalur TKI tersebut resmi atau tidak.
Di sisi lain, program Desbumi juga untuk merangkul para eks TKI yang bernasib buruk. Setelah bekerja di luar negeri, mereka dimasukkan menjadi anggota Koperasi Cerah Ceria Kelurahan Gerunung. Hingga kini, koperasi sudah mengumpulkan dana hingga Rp 24 juta dari iuran anggota.
“Nanti eks TKI bisa meminjam dana di sana agar bisa mandiri dan tidak berpikir untuk pergi jadi TKI lagi,” pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here