Beranda Headline Begal Itu Ternyata Spesialis Bule

Begal Itu Ternyata Spesialis Bule

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA PINCANG: Pembegal bule saat mendapat perawatan di RSUD akibat tertembak di bagian betis, kemarin.

Satu Masih Diburu Polisi

PRAYA — Gerak cepat dilakukan anggota Polres Loteng menangkap pembegal korban seorang wisatawan asing asal Inggris berhasil ditangkap, kemarin. Namun, satu rekannya masih dikejar aparat kepolisian.
Korban dalam kasus ini, Lavinia Cordela Frances Tress Kortlang, 36 tahun warga negara Inggris yang dibegal di jalur pariwisata Desa Mekar Sari, Kecamatan Praya Barat.
Pelaku yang berhasil ditangkap polisi Ridi alias Redi warga Desa Tumpak, Kecamatan Pujut. Pria 28 tahun ini terpaksa diberikan timah panas di betis bagian kananya karena mencoba melakukan pelawanan saat dilakukan penangkapan di rumah mertuanya.
“Pelaku kami tangkap di rumah mertua. Hanya saja memberontak dan hendak melarikan diri makanya kami tembak,” terang Reskrim Polres Loteng, AKP Rafles P Girsang, kemarin .
Rafles menegaskan, penangkapan kepada pembegal itu berawal dari informasi korban yang melapor. Sesuai dengan laporan resmi nomor 396/IX/2018/NTB/Res Loteng, (5/09). Sehingga berdasarkan dari laporan itu, anggota kemudian melakukan penyelidikan dan pencarian sesuai dengan ciri-ciri pelaku. Namun rekan pelaku diketuhi identitasnya inisial R masih dilakukan pengejaran hingga sekarang.
“Dari tangan pelaku, kami mengamankan barang bukti (BB) berupa kendaraan jenis vario. Sedangkan BB yang dirampas dari korban itu dibawa oleh rekannya yang masih buron,” ceritanya.
Kasat reskrim menegaskan, pelaku ini merupakan residivis dengan kasus yang sama. Sebab, dalam melancarkan aksinya pelaku dikenal sadis, tidak segan-segan melukai korbannya.
“Pelaku memang spesialis bule. Sehingga untuk efek jera pelaku akan diberikan hukuman seberat-beratnya,” ancamnya.
Sementara, dari hasil intorgasi pelaku, dia mengaku kerap kali melakukan aksinya di wayah jalur wisata Kuta, Prabu sampai ke Selong Belanak. Dimanan dari pengakuanya, dia sudah melancarkan aksinya sebanyak tiga kali. Di antaranya, LP/30/VI/2018/NTB/ Res Loteng/sek Prabar, tanggal 8 juni 2018, TKP jalan raya tanjakan tebetak, Desa Mekar Sari, LP/80/VII/2018/NTB/Res loteng/ Sek kuta, tanggal 25 juli 2018, TKP jalan raya NURA homestay, Desa Kuta dan LP/84/VIII/2018/NTB/Res loteng/ Sek Kuta, tanggal 21 Agustus 2018, TKP jln Raya Ebunut Desa Kuta.
“Sekarang pelaku masih menjalani pemeriksaan untuk mengungkap kasus lainnya,” ungkap dia.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan ancaman lima tahun penjara. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here