Beranda Headline 100 Rumah Khusus untuk Nelayan di Awang

100 Rumah Khusus untuk Nelayan di Awang

BERBAGI
ILUSTRASI

PRAYA — Angin segar untuk warga di sekitar PPN Awang Desa Mertak, Kecamatan Pujut. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), memberikan bantuan untuk pembangunan 100 unit rumah khusus (Rusus).
“Akan kita bangun 100 rumah khusus lagi, ini untuk para nelayan di Awang,” terang Kepala Disperkim Loteng, L Firman Wijaya di pendopo, kemarin.
Dari rencana pembangunan ini, pihak kementerian pun sudah turun mengecek lokasi pembangunan. Lokasi rencana pembangunan di lahan milik Pemkab Loteng.
Firman mengakui, pembangunan Rusus salah satu program perumahan yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR. Hal itu menunjukkan bahwa pemerintah benar-benar hadir untuk menyediakan hunian yang layak bagi seluruh masyarakat setempat.
“Kalau masalah anggaran urusan pusat, yang jelas pembangunan menurut informasi akan dilaksanakan pada tahun ini, 40 unit sisanya kemungkinan tahun 2019,” ujarnya.
Firman menjelaskan, sebenarnya Rusus merupakan salah satu program pembangunan rumah yang dilaksanakan oleh Direktorat Rumah Khusus Direktorat Penyediaan Perumahan untuk memenuhi kebutuhan khusus seperti untuk perumahan transmigrasi, pemukiman korban bencana, rumah social untuk menampung orang lansia, masyarakat miskin, yatim piatu dan anak terlantar.
Untuk syarat yang harus dipenuhi yakni, syarat administrasi dan persyaratan teknis. Persyaratan administrasi yang dibutuhkan antara lain seperti, surat permohonan, proposal gambaran umum dan kondisi lapangan yang diusulkan, surat dukungan Pemda setempat, surat pernyataan kepemilikan tanah serta adanya kepemilikan tanah.
Sedangkan persyaratan teknis yang diperlukan adalah lokasi lahan sesuai dengan rencana tata ruang wilayah untuk peruntukan perumahan dan pemukiman dan tidak berada di wilayah kawasan rawan bencana.
“Jadi sudah jelas kalau di Awang ada kelompok nelayan, makanya kita arahkan di sana,” sebut Firman.

Sementara itu, Bupati Loteng, H Moh. Suhaili FT menyampaikan, nantinya masyarakat yang akan menerima rumah tersebut, baik yang di Awang maupun yang di Sade Desa Rembitan, merupakan warga yang memang betul- betul membutuhkan rumah.
“Misalkan rumahnya tidak layak huni maupun mereka tidak memiliki rumah, baru bisa menempati kalau di Awang,” kata bupati dua periode ini. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here