Beranda Lombok Utara Verifikasi Rumah Warga, Pemkab Kekurangan Tim Analisis

Verifikasi Rumah Warga, Pemkab Kekurangan Tim Analisis

BERBAGI
Ahmad Rohadi/Radar Mandalika FOKUS: Tim Analisis Rumah Warga saat melakukan penilaian di kantor darurat, kemarin.

KLU —Jumlah Tim Analisis yang menilai kondisi rumah warga yang rusak akibat gempa pada 5 Agustus lalu masih belum ideal. Pemkab Lombok Utara masih membutuhkan tambahan anggota agar proses penilaian terhadap laporan kerusakan rumah warga semakin cepat dan tepat sasaran.
“Saat ini kita hanya memiliki 40 orang dari Universitas Pancasila. Tapi idealnya kita butuh 100 orang,” ujar Ketua Tim Verifikasi Kabupaten, Ir. Hermanto.
Dia mengakui jika pihaknya tidak sembarang merekrut anggota. Mereka harus lulusan teknis, dan minimal berijazah STM dan melalui seleksi ketat.
Sebelumnya kata dia, Pemkab cukup dibantu dengan keberadaan tenaga yang dimiliki Bappeda yang turut menjadi tim analisis. Namun saat ini tenaga teknis dari Bappeda tidak bisa dipergunakan lagi karena harus kembali kepada pekerjaan semula yang tengah fokus melaksanakan program kerjanya masing-masing. Sementara tenaga dari Akademisi Unram yang membantu pekan lalu pun sudah ditarik.
“Tim bekerja mengalisis rumah warga yang ada di 443 dusun di Lombok Utara. Dengan jumlah ini tentu kita sangat kerepotan,” jelasnya.
Diketahui, untuk mekanisme kerja Tim Analisis ini sendiri mengacu pada instrumen yang telah ditetapkan berdasarkan ketentuan Kementrian PUPR. Dimana nantinya dari penilaian yang diberikan tidak serta merta memutuskan secara langsung, namun kembali akan dilakukan uji publik dengan memanggil kepala dusun masing-masing. Jika penilaian yang diberikan sesuai menurut kadus berdasarkan poto rumah yang dikirimkan relawan dusun, maka baru akan ditetapkan dengan surat keputusan (SK) Bupati.
“Saat ini sudah masuk tahap ke-14, ada 12.206 rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa. Jumlah ini tentu akan terus berkembang karena masih ada sejumlah dusun yang belum melaporkan,” ungkapnya.
Sementara berkaitan dengan pengambilan poto rumah warga relawan dusun ditekankan untuk mengupdate poto terbaru dari kondisi rumah warga saat ini. Mengingat pada saat ini gempa susulan masih tetap terjadi yang memungkinkan kondisi rumah warga pun bisa mengalami perubahan kerusakan. (cr-dhe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here