Beranda Headline Pedagang di Pasar juga Trauma

Pedagang di Pasar juga Trauma

BERBAGI
RIRIN/RADAR MANDALIKA PINDAH KE PARKIRAN: Pedagang di Pasar Dasan Agung yang sebelumnya menempati lantai dua pindah berjualan ke areal parkir pasar.

MATARAM —Sejak gempa mengguncang Kota Mataram, segala aspek terpengaruh. Termasuk aktivitas pedagang di pasar tradisional. Utamanya di pasar-pasar yang berlantai dua, para pedagangnya memilih pindah berjualan di areal parkir. “Ini harus menjadi perhatian karena di pasar yang berlantai dua kosong. Sementara fasilitas tenda gak bisa mengakomodir seluruh pedagang. Sehingga pedagang meluber ke jalanan,” kata Asisten I Setda Kota Mataram, L Martawang.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram L Alwan Basri mengatakan, terdapat enam pasar di Mataram yang terdampak gempa. Yakni pasar Mandalika, Cakranegara, Karang Sukun, Karang Lelede, dan pasar di Pejeruk. “Kita sudah usulkan ke TAPD untuk penambahan anggaran di tiga pasar. Yakni pasar Mandalika, Kebon Roek, dan Karang Sukun di APBD Perubahan. Masing-masing Rp 200 juta untuk Pasar Kebon Roek, dan Karang Sukun. Serta Pasar Mandalika Rp 100 juta,” jelasnya.
Sebagai antisipasi bila terjadi gempa susulan, namun kegiatan di pasar tetap berjalan, maka lantai dua di sejumlah pasar dikosongkan. Seperti di pasar Cakranegara, dan Kebon Roek dikosongkan lantai duanya. Pedagang sementara pindah ke parkiran. “Di pasar Dasan Agung, ada retak di tangga. Jadi pedagang khawatir dengan kondisi di tangga. Sementara kondisi bangunan lantai dua tidak apa-apa,” ungkapnya seraya memastikan, para pedagang masih berjualan normal hingga saat ini.
Mengenai bantuan tenda dari Kementerian Perdagangan, kata Alwan, diberikan sebanyak 20 tenda untuk tiga pasar. Rinciannya, 12 tenda di pasar Kebon Roek, enam tenda di pasar Karang Sukun, dan dua tenda di pasar Cakranegara. “Kita dijanjikan tenda lagi. Mudah-mudahan bulan ini ada penambahan tenda di pasar,” jelasnya.
Sebetulnya, lanjut Alwan, pedagang sudah berniat kembali berjualan di lokasinya semula. Tapi begitu ada goncangan sedikit yang dirasakan, pedagang turun lagi. “Kita akan naikkan sebentar lagi. Semoga dua tiga hari ini tidak ada goyangan,” sambungnya.
Selain memastikan stok dan harga sembako tetap stabil, Dinas Perdagangan juga akan mengumpulkan distributor bahan bangunan. Imbauan pun telah diedarkan bagi distributor sembako, maupun bahan bangunan agar tidak menaikkan harga ketika permintaan masyarakat melonjak. (rin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here