Beranda Headline Oktober PPN Awang Bakal Beroperasi

Oktober PPN Awang Bakal Beroperasi

BERBAGI
JAYADI/RADAR MANDALIKA M Kamrin

PRAYA – Kabar baik untuk kita semua masyarakat Loteng. Lebih khusus warga di Selatan. Pasalnya, pada akhir tahun 2018, Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Teluk Awang di Dusun Awang Balak, Desa Mertak, Kecamatan Pujut bakal beroperasi.
Sebagai bukti itu, pihak utusan Menteri Kelautan dan Perikanan turun dan berjanji akan mulai mengoperasikan PPN Awang.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Loteng, M Kamrin menyampaikan, keseriusan pihak kementerian tidak diragukan lagi. Sebab, pekan lalu Kepala UPT serta petugas di PPN Awang sudah datang, bahkan mereka sekarang sudah mulai berkantor di sana.
“Orang kementerian sudah mengirimkan petugas yang akan ngantor. Kami perkirakan Oktober ini sudah mulai beroperasi,” sebut Kamrin di hadapan media, kemarin.
Kamrin menyebutkan, jumlah dermaga yang sudah terbangun sekarang ada tiga unit. Dimana fasilitas pendukung seperti, tempat pelelangan ikan, pabrik pengolahan es batu, SPBU, jaringan listrik dan pipanisasi air bersih PDAM sudah ada. Sedangkan untuk jumlah kapal yang akan tetap di sana mencapai 100 kapal. Sehingga, untuk menunjang operagsi PPN Awang tersebut, pihaknya dari Pemkab saat ini diberikan tugas menyiapkan kebutuhan seperti air bersih dan BBM.
“Dan terkait itu kami sudah siapkan karena kami sudah berkoordinasi dengan PDAM serta yang lainya. Intinya kami dari Pemkab sudah siap jika PPN itu akan dioperasikan,” tegas dia.
Sementara untuk bahan bakar minyak (BBM) kapal-kapal tersebut, tidak perlu dikhawatirkan. Karena kapasitas SPBU mencapai 10 ribu liter. Kalau pun kurang, pihak pertamina siap menyalurkannya sehingga tidak bakal ada kekurangan.
“Dengan operasinya PPN ini tentu akan membuat ekonomi masyarakat setempat tambah maju,” yakin dia.
Untuk kapasitas kapal di masing-masing dermaga tersebut yaitu, ada ukuran kecil antara 10-50 GT, ukuran sedang 100 GT dan ukuran besar 300 GT. Artinya termasuk kapal yang lumayan besar. Selain itu, dengan adanya PPN Awang ini nantinya semua nelayan tidak akan susah untuk menjual ikannya yang mereka dapatkan. Karena di sana akan menjadi tempat transaksi ikan besar.
“Semua nelayan nantinya akan diakomodir,” janji dia lagi.
Kamrin mengungkapkan, proyek PPN Awang hingga saat ini sudah menyedot anggaran sekitar Rp 90 miliar, dari total pagu anggaran yang akan digelontorkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Rp 130 miliar. Sedangkan untuk bangunan fisik saat ini telah mencapai 70 persen. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here