Beranda Headline NTB Gemilang, Kolaborasi dengan Program Sebelumnya

NTB Gemilang, Kolaborasi dengan Program Sebelumnya

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA Ridwan Syah

MATARAM – Kepala Bappeda provinsi NTB, Ridwan Syah mengaku alokasi program NTB Gemilang Rp 12 miliar lebih itu, merupakan bagian program awal pemerintahan gubernur dan wakil gubernur NTB yang baru, ini telah tertuang dalam APBD-P. Ridwan menyampaikan, sebetulnya program NTB Gemilang itu hanya klasterisasi saja sesuai visi-misi kepala daerah yang baru. Sementara isisnya sesungguhnya melanjutkan program yang ada seperti pendidikan, ekonomi sosial dan lingkungan serta penyiapan SDM termasuk rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempabumi.

Seperti diketahui pemperintah provinsi NTB telah menyiapkan alokasi anggaran bagi program NTB Gemilang untuk awal kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur NTB yang baru, Zulkieflimansyah – Sitti Rohmi Djalilah cukup pantastis Rp. 12.480.000.000.00. Dari angak itu, Gemilang Pendidikan dan Kesehatan sebesar 5.405.000.000, Gemilang Pemberdayaan Ekonomi dan Industri 3.350.000.000, gemilang Pembanguan Sosial dan Budaya Rp 750.000.000, Gemilang Pembangunan Perdesaan dan Lingkungan 1.975.000.000 dan Gemilang Pembangunan Pariwisata mencapai 1 Miliar.
“Bentuknya kolaborasi dengan program sebelumnya,” ungkap Ridwan Syah di Mataram, kemarin.
Kata Ridwan, program NTB Gemilang kata dia termasuk bagian dari skala prioritas awal 100 hari kepala daerah yang baru. Alokasi anggaran itu, kata dia tidak ada yang keluar dari RPJMD sehingga tidak salah meski belum dilantik kepala daerah.
“Sejak dilantik beliau adalah gubernur. Apa masalahnya toh nomenklatur programnya saja dengan program gubernur lama dan itu semua nggak keluar di dalam RPJMD,” yakin dia.
Sementara itu terkait dengan jadwal pelantikan gubernur dan wakil gubernur NTB, KPU mengatakan sesuai jadwal Menteri Dalam Negeri, Zulkieflimansyah – Sitti Rohmi Djalilah tidak akan dilantik pada 17 September, namun diundur pada tanggal 27.

Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Ansori menjelaskan, pelantikan gubernur di tanggal 17 itu hanya provinsi Sulsel, Sumut, Jabar, Kalbar, Jateng, Bali, Sulteng, Papuan dan NTT.
“Untuk NTB Mendagri sudah sampaikan tanggal 27 karena tanggal 20 September penetapan Capres dan Cawapres oleh KPU,” ujar Aksar belum lama ini. (cr-jho/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here