Beranda Praya Metro Komisi II Sorot Bantuan di Dinas Pertanian

Komisi II Sorot Bantuan di Dinas Pertanian

BERBAGI
DOK/RADAR MANDALIKA M Samsul Qomar

PRAYA — Ketua Komisi II DPRD Loteng, M Samsul Qomar menyoroti bantuan yang tak kunjung disalurkan oleh Dinas Pertanian. Bantuan itu seperti, handtraktor, dan bantuan ternak sapi.
Samsul menyampaikan, pihaknya sudah mengecek dan sudah mempertanyakan kanapa bantuan itu, hingga sekarang masih diendapkan oleh dinas. Sementara perubahan APBD sudah di paripurnakan dan musim tanam juga sudah mulai. Para petani sangat membutuhkan bantuan tersebut untuk mengarap sawah mereka. Untuk itu, Samsul tidak ingin bantuan itu disalurkan pasca panen.
“Kalau sudah panen buat apa. Petani sangat membutuhkannya sekarang,” tegas Samsul Qomar, kemarin.
Katanya, alasan dinas kenapa masih belum menyalurkan bantuan ini, karena masih menunggu persetujuan dari kejaksaan yang melakukan pendampingan atau TP4D. Namun, menurut dia jika memang ada pengawalan tidak perlu takut untuk menyalurkan. Artinya pasti bantuan tersebut akan tepat sasaran.
“Penyaluran bantuan ini waktunya sudah sangat telat. Makanya saya harapkan agar segera untuk menyalurkan,” desaknya.
Politisi Demokrat ini meminta dinas terkait tidak mengendapkan bantuan dari Pemerintah Pusat. Penyaluran bantuan itu harus dipercepat, mengingat petani sangat memerlukan. “Kami kecewa dengan dengan dinas yang terkesan tidak serius memperhatikan nasib petani. Padahal, petani masih sangat kekurangan alat pertanian,” kesal Samsul.
Sehingga untuk persoalan ini, Komisi II sudah memanggil dinas terkait untuk mempertanyakan dan menekankan semua program bantuan melalui dinas terkait untuk disegerakan penyalurannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Loteng, Lalu Iskandar yang dikonfirmasi membenarakn puluhan unit alsintan belum disalurkan. Namun penyalurkan alsintan paling lambat akan dilakukan bulan depan. Hal ini karena pihaknya masih menunggu persetujuan dari Kejari Loteng yang mengawasi penyaluran bantuan tersebut. Tujuannya agar penerima bantuan baik handtraktor bahkan sapi ini tepat sasaran.
“Saya tidak ingin terjadi masalah seperti tahun sebelumnya. Makanya sekarang dalam penyaluran kami ketat dan harus sesuai prosedur,” tegas Iskandar, kemarin.
Selain itu, untuk penerima bantuan nantinya adalah kelompok yang mengajukan proposal masih dilakukan verifikasi. Apakah memang betul mereka membutuhkan. “Banyak oknum yang memanfaat bantuan ini. Makanya kami harus menyeleksi secara teliti,” jelas dia.
Untuk bantuan ternak sapi juga segera akan disalurkan, sebab bantuan itu sudah dilakukan proses tender dan pemenangnya juga sudah ditetapkan. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here