Beranda Lombok Barat Dampingi Penggunaan DD dan ADD

Dampingi Penggunaan DD dan ADD

BERBAGI
ILUSTRASI

LOBAR —Dana Desa (DD), dan Alokasi Dana Desa (ADD) bisa digunakan pemerintah desa (pemdes) untuk penanganan bencana. Inspektorat siap memberikan pendampingan untuk konsultasi bagi pemdes dalam penggunaan dana tersebut. Pendampingan itu untuk menghindari kesalahan penggunaan yang dapat berujung menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Kita selalu membuka konstalting, jangan sampai mereka salah. Silakan berkoordinasi dengan kita,” kata Inspektur Inspektorat Lobar, H Rachmat Agus Hidayat, kemarin.
Menurutnya, dengan berkoordinasi maka pemdes dapat mengetahui tata pengelolaan dana untuk penanganan bencana sesuai ketentuan. Bahkan pihaknya siap jika diminta untuk memberikan penjelasan di kantor desa. “Kita siap jika diminta untuk menjadi narasumber,” sambungnya.
Sejauh ini, Inspektorat telah melakukan pengawalan pengunaan DD dan ADD di wilayah yang tidak terdampak gempa. Bahkan, telah ada audit yang dilakukan BPK untuk tata kelola keuangan DD dan ADD. Hal itu merupakan pemeriksaan pendahuluan. “Itu sudah berakhir seminggu yang lalu,” ungkapnya.
Nantinya pemeriksaan terperinci akan kembali digelar BPK pada minggu ketiga bulan September. “Kita belum tahu hasil (pemeriksaan pendahuluan), tunggu dari BPK,” pungkasnya.
Seperti diketahui, Bupati Lobar sudah mengeluarkan instruksi memperbolehkan pengunaan DD maupun ADD untuk tanggap bencana. Hal ini berlaku bagi desa yang terdampak akibat gempa bumi yang terjadi beberapa pekan lalu. (win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here