Beranda Lombok Timur Camat Labuhan Haji Dimintai Keterangan

Camat Labuhan Haji Dimintai Keterangan

BERBAGI

LOTIM – Dugaan Pungutan Liar (Pungli) pengurusan berkas korban gempa bumi di wilayah Kecamatan Labuhan Haji, diproses Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli). Dari dugaan pungli itu, Camat Labuhan Haji sudah dimintai keterangan Polisi. Selain Camat, Kades Korleko juga dimintai keterangan.
Kasat Resrkim Polres Lotim, AKP Joko Tamtomo SIK dikantornya kemarin, mengungkapkan, masalah dugaan pungli dilakukan Camat Labuhan Haji, sudah dikoordinasikan dengan pihak Komando Distrik Militer (Kodim) 1615. Karena memang, sumber informasi pertama dari Kodim.
Namun, ia menginginkan tidak terlalu cepat menjustice seseorang berbuat tindak pidana korupsi atau pungli. Karena memang, membutuhkan klarifikasi dan pembuktian. “Semua sudah kita mintai keterangan, baik Camat, Kades dan warga. Sementara, itu bukan pungli,” tegasnya.
Ia menjelaskan, negara membutuhkan data kerusakan. Setelah semua data itu masuk, difoto copy dan dikirim ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Tetapi informasi sementara yang didapat dari hasil klarifikasi, data kerusakan itu cuma difoto copy satu rangkap. Sementara, dibutuhkan fotocopy lagi empat rangkap untuk dikirim ke Kementerian PU, dengan nilai Rp 526 ribu lebih. Data dan dana itu, bukan untuk tenda dan menaikkan great kerusakan. “Jangan dibuat gaduh, mengatakan itu ulah Camat dan Kades. Lebih bagus, serahkan ke kami agar masyarakat tetap tenang,” tegasnya.
Kembali ia menegaskan, kalau betul terjadi pungli atau tindak pidana korupsi, baru Reskrim bergerak. Namun sejauh ini hasil keterangan sementara, mereka bukan minta uang untuk membeli terpal atau menaikkan great kerusakan. “Bukti foto copy data itu sudah ada kami pegang. Jadi sekali lagi, sementara ini itu bukan pungli,” pungkasnya.  (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here