Beranda Headline Begal Bikin Bule Inggris Patah Tulang

Begal Bikin Bule Inggris Patah Tulang

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA CORENG PARIWISATA: Aparat kepolisian saat mengujungi korban bule asal Inggris yang jadi korban pembegal, kemarin.

Total Kerugian Rp 20 Juta

PRAYA — Dunia pariwisata di Lombok belum pulih pasca diguncang gempabumi, belum lama ini. Namun, kali ini kembali penyakit lama kambuh lagi dan mencoreng dunia pariwisata. Aksi kejahatan di kawasan wisata terjadi lagi, seorang warga negara asing (WNA) atau bule kembali jadi sasaran empuk pembegal. Akibatnya, bule asal Inggris ini mengalami patah tulang setelah barang berharga miliknya dirampas pembegal.
Korban sebut saja identitasnya Dominiq. Dia bule asal Inggris yang tengah berlibur di Loteng dan dibegal saat melintasi jalan raya Dusun Tampah, Desa Mekar Sari, Kecamatan Praya Barat, Selasa (4/09).

Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Rafles P Girsang membenarkan aksi begal itu. Dia menyampaikan, dari informasi yang pihaknya terima aksi begal ini bermula saat wisatawan perempuan ini, menuju ke Pantai Selong Belanak. Secara kebetulan dia tinggal sementara di sebuah hotel di Kuta.
Lanjut cerita, saat ke Selong Belanak dia menggunakan sepeda motor seorang diri. Namun saat hendak pulang ke penginapan atau Kuta sekitar pukul 10.30 Wita tepatnya di Dusun Tampah, Desa Mekar Sari dia dihadang dua orang begala lengkap dengan membawa sajam. Sehingga, barang berharga milik korban uang, ATM dan Go Pro milik wisatawan itu habis dijarah dan baru begal ini melarikan diri ke wilayah Timur.
Dengan aksi pembegalan itu, selain mengalami kerugian sebesar Rp 20 juta. Bule ini juga mengalami patah tulang dan cidera serius di bagian dengkul dan tangannya. Untung, kendaraan korban juga tidak diambil, dan korban langsung dibawa ke hotel tempat ia menginap untuk dilakukan pengobatan oleh warga yang menemukannya.
“Atas insiden itu korban langsung melapornya kepada kami. Sekarang kami sudah meminta anggota untuk turun melakukan penangkapan,” tegas Rafles kepada media, kemarin.
Refleks menegaskan, pihaknya sangat menyangkan karena aksi begal ini kembali kambuh lagi. Padahal, sebelum diklaim kondisi aman-aman saja, karena sebagian pelakunya sudah pihaknya tangkap.
“Identitas pembegal sudah kami kantongi,” katanya.
Refleks menambahkan, akan bergerak cepat untuk menangkap pelaku guna memulihkan keamanan di sana. Pasalnya, kasus pembegalan tersebut dapat merusak brand pariwisata yang telah terbangun. Sebagai efek jera, pihaknya tidak segan-segan untuk melumpuhkan pelaku bila melakukan perlawanan saat dia ditangkap.
“Secepat mungkin kami berupaya mengungkap kasus ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Kuta, AKP Saogi mengaku, pihaknya yang mendapatkan informasi mengenai begal itu langsung memerintahkan anggota untuk turun memeriksa korban di penginapanya.
“Sekarang anggota sudah ke sana untuk menanyakan soal itu,” katanya. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here