Beranda Praya Metro Bawaslu Loteng Ingatkan Tidak Curi Start

Bawaslu Loteng Ingatkan Tidak Curi Start

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA ABDUL HANAN

PRAYA – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lombok Tengah (Loteng), Abdul Hanan mengingatkan kepada semua partai politik, peserta pemilu 2019 tidak melakukan aktivitas kampanye di luar jadwal yang sudah ditetapkan. Alias curi star.

Pasalnya, siapapun yang terbukti melakukan kampanye di luar jadwal, bisa dikenai sanksi pidana.
Hanan mengatakan, sanksi pidana ini secara tegas diatur dalam Pasal 492 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Pasal tersebut menyatakan, setiap orang yang dengan sengaja melakukan kampanye pemilu di luar jadwal yang telah ditetapkan KPU, bisa dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu tahun dan denda paling banyak Rp 12 juta.

“Jadi, unsurnya setiap orang, berarti bukan hanya peserta pemilu, tetapi siapa saja yang melakukan kampanye di luar jadwal, akan dipidana,” katanya, kemarin.

Hanan meminta seluruh peserta pemilu 2019 tidak melakukan kampanye hingga 22 September 2018. Kegiatan kampanye bisa dilakukan dari tanggal 23 September 2018 hingga 13 April 2019.
Hanan menambahkan, kampanye yang dimaksud adalah sosialisasi visi, misi dan program atau citra diri parpol yang dilakukan oleh calon anggota legislatif.
Metodenya ada beragam, mulai dari pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, penyebaran bahan kampanye, pemasangan alat peraga di tempat umum, dan metode-metode kampanye lainnya.

Selain itu, ada kampanye yang difasilitasi oleh KPU seperti kampanye dengan metode pemasangan alat peraga di tempat umum dan iklan di media cetak, elektronik serta internet. Iklan dan rapat umum hanya dilakukan 21 hari sebelum masa tenang, yakni dari 24 Maret 2019 sampai 13 April 2019. (/r1/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here