Beranda Headline Plt Dukcapil Buka Suara

Plt Dukcapil Buka Suara

BERBAGI
HAFIDZ/RADAR MANDALIKA Anita Nindiana

PRAYA — Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Lombok Tengah (Loteng), Anita Nindiana buka suara soal indikasi jual beli KTP, bagi calon kades yang mendaftarkan dalam Pilkades tahun ini. Sebab KTP yang diterbitkan pejabat atau staf di Dukcapil wajib melalui dirinya.

“Itu statemen Supardi arahnya bisa saja dugaan penuduhan, bukan indikasi lagi,” tegasnya.
Di samping itu lanjut dia, prosedur jika KTP yang hendak diambil atau diminta oleh warga ketika e-KTP sudah jadi, warga secara pribadi harus mengambilnya langsung.
“Jika diwakilkan, tidak bisa. Kecuali dalam keadaan sakit, dan itupun harus diuruskan oleh keluarganya dengan membawa KK,” jelasnya.
Apakah Dukcapil memiliki arsip KTP yang bisa saja dimanfaatkan oleh oknum tertentu?
“Itu tidak ada. Bahkan, di desa kita sudah memiliki tim registrasi yang ditugaskan untuk keperluan kependudukan ini. Semisal warga belum terima KTP, tapi ada namanya terdata di sana, maka kita di kabupaten siap mencetak,” jelasnya.
Meski demikian, terhadap dugaan adanya jual beli KTP di Dukcapil, pihaknya mengaku tidak tersinggung. Sebab, di musim politik seperti ini dugaan-dugaan semacam ini pasti akan muncul.
“Memang itu wajar. Sebab, kita merupakan leading sektor untuk catatan kependudukan. Intinya, untuk membackup salah satu calon kades, kami tidak bisa dengan mudah main di bawah meja,” tandansya. (fiz/r2/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here