Beranda Lombok Timur Melihat Gebrakan Penjabat Bupati Lotim Pasca Dilantik

Melihat Gebrakan Penjabat Bupati Lotim Pasca Dilantik

BERBAGI
IST / RADAR MANDALIKA DIALOG: Penjabat Bupati Lotim didampingi Sekda dan sejumlah kepala OPD, saat menyambangi warga Sambelia, yang menjadi korban gempa bumi. Sekaligus menyerap apa yang menjadi keluh kesah warga, kemarin.

Selesai Dilantik Langsung Rakor, dan Datangi Korban Gempa Bumi
Selesai dilantik, Penjabat Bupati Lotim HM Syafi’i, langsung action menyambangi korban gempa bumi di Sambelia dan Sembalun.
MUHAMAD RIFA’I – LOTIM

JABATAN Bupati Lombok Timur (Lotim) H Moch Ali Bin Dachlan berakhir per 30 Agustus lalu. Selama terjadi kekosongan, sembari menunggu penjabat bupati dilantik, Sekretaris Daerah (Sekda) menjadi Pelaksana Harian (PLH), agar tidak terjadi kekosongan pimpinan.
Namun Senin (3/9) lalu, Penjabat Bupati Lotim HM Syafi’i dilantik Wakil Gubernur NTB, H Moh Amin. Dengan dilantiknya Penjabat Bupati, tugas Sekda sebagai PLH dinyatakan selesai. Usai dilantik di Mataram, Penjabat Bupati ini, langsung action sekitar pukul 15.00 Wita. Mengumpulkan semua jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan pihak terkait lainnya. Termasuk, ikut melibatkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda).
Dalam silaturahmi sekaligus koordinasi itu, disinggungnya permasalahan-permasalahan terkini. Seperti penanganan bencana gempa bumi, yang saat ini dalam tahap transisi ke pemulihan dan perbaikan. Penjabat Bupati yang juga kepala Bakesbangpoldagri NTB ini mengaku, selama menjabat sebagai penjabat bupati, yang menjadi prioritasnya adalah bagaimana melakukan penanganan korban gempa bumi, yang saat ini dalam tahap transisi dan pemulihan.
Disamping konsentrasi menyelesaikan masalah gempa bumi, juga memastikan bagaikana keamanan dan ketertiban masyarakat, serta menjamin kelancaran jalannya roda pemerintahan. Bukan itu saja, tugasnya bagaimana menjamin pelaksanaan pelantikan Bupati terpilih.
Menurut Penjabat Bupati ini dalam penanganan bencana, karena sifatnya emergency, sehingga tidak cukup sekadar dilakukan secara normative. Tetapi, membutuhkan inovasi dan terobosan, agar masyarakat yang menjadi korban dapat terlayani dengan baik. Untuk itulah peran semua unsur pemerintahan, dengan memanfaatkan sumber daya daerah sangat dibutuhkan. Termasuk peran camat bersama kepala desa, hingga kadus, untuk memaksimalkan pendataan.
Kemarin, HM Syafi’i langsung turun ke tengah masyarakat yang terkena musibah bencana gempa bumi yang ada di Kecamatan Sambelia dan Sembalun. Untuk wilayah Sambelia, pengungsi Dusun Kokok Rajak Desa Bagik Manis, salah satu titik yang disambanginya. Ia mengajak para pengungsi bangkit dari musibah ini. Selain memberikan semangat, juga mengajak masyarakat bekerjasama membantu aparat membersihkan reruntuhan material bangunan. Hal itu, untuk mempercepat proses pemulihan.
“Kita harus saling bahu-membahu, saling menjaga satu sama lain. Agar tahap transisi dan pemulihan ini berjalan baik,” kata Syafi’i pada warga, sembari menyerap aspirasi warga yang membutuhkan alat berat serta kebutuhan dasar. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here