Beranda Lombok Timur Sisi Lain Dampak Gempa Bumi Melanda Lotim (2-Habis)

Sisi Lain Dampak Gempa Bumi Melanda Lotim (2-Habis)

BERBAGI
DOK/ RADAR MANDALIKA PELAYANAN: Tampak para pasien RSUD Selong Lotim yang masih menerima pelayanan di bawah tenda.

Pasien Masih Khawatir, Pelayanan Medis Tetap di Bawah Tenda

Dampak gempa bumi Lombok, tidak saja mengakibatkan banyak sumur warga mengering. Tetapi juga mengakibatkan pelayanan kesehatan masih di bawah tenda.
MUHAMAD RIFA’I – LOTIM

GEMPA bumi susulan melanda pulau Lombok, hingga saat ini masih terjadi. Akibatnya, masyarakat masih mengalami trauma. Meski secara perlahan-lahan sebagian masyarakat mulai kembali ke rumah masing-masing. Seperti pemandangan terjadi di jalan seputar kota Selong, yang awalnya penuh dengan tenda, kini mulai terlihat lengang.
Kendati demikian, masih ada terlihat tenda berdiri di pinggir jalan sebagai tempat warga mengungsi pada malam hari. Sementara di wilayah pedalaman daerah ini, masih banyak masyarakat yang belum berani masuk tidur di rumahnya. Tidak menutup kemungkinan, mereka sebagian mulai masuk rumah, karena hujan mulai turun melanda daerah ini.
Selama terjadi gempa, pelayanan masyarakat di pemerintahan masih belum maksimal. Karena memang, para pegawai pemerintahan masih dihantui rasa takut akan terjadi gempa susulan. Bukan saja mengakibatkan pelayanan yang belum maksimal, tetapi juga pelayanan kesehatan masih terganggu.
Hingga saat ini, pelayanan kesehatan baik di tingkat Puskesmas sampai di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selong, masih dilakukan di bawah tenda. Pelayanan di luar ruangan mulai dilakukan sejak gempa bumi pertama. Kendati dalam kondisi hujan, pelayanan tetap di bawah tenda. Kondisi serupa hampir terjadi di semua Puskesmas, seperti terlihat di Puskesmas Sambelia.
Bahkan untuk memaksimalkan pelayanan d ibawah tenda, terop Pemerintah Daerah (Pemda) Lotim dipasang, ditambah tenda dari Kementerian Sosial (Kemensos). Tidak diketahui, sampai kapan pelayanan kesehatan di bawah tenda, karena memang para pasien dan keluarga pasien merasa khawatir.
Padahal, hasil pemeriksaan tim teknis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyatakan, gedung RSUD Selong dinyatakan masih kuat dan tidak masalah digunakan pelayanan. Termasuk ruangan bedah sentral dinyatakan aman digunakan, karena setiap harinya operasi di ruang bedah sentral tetap dilakukan pihak RSUD. “Kami belum tahu, sampai kapan nantinya pelayanan dilakukan di bawah tenda,” kata Kabid Pelayanan, Sarana dan Prasarana RSUD Selong Lotim, Suprayitno, belum lama ini. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here