Beranda Lombok Barat Pemkab Berutang Pembayaran Proyek

Pemkab Berutang Pembayaran Proyek

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA Heri Ramadan

LOBAR —Sejumlah proyek di Lombok Barat (Lobar) dipastikan akan dibayarkan tahun depan. Kepastian itu disampaikan Kabag administrasi Pembangunan dan ULP, Heri Ramadan setelah adanya kesepakatan dengan sejumlah kontraktor dan pimpinan perusahaan.
Pilihan itu harus diambil akibat gempa bumi yang terjadi di Lombok beberapa pekan lalu. Sehingga mempengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Lobar, serta berimbas ke kondisi fiskal daerah. “Begitu hasil rapat dengan kontraktor, dan mereka memakluminya,” ungkapnya, kemarin.
Menurutnya, para kontraktor bersedia melanjutkan pengerjaan proyek hingga tuntas 100 persen di tahun ini. Kemudian pembayaran akan dianggarkan tahun 2019. Pihaknya tinggal menunggu surat atau maklumat Bupati tentang dampak gempa terhadap kondisi fiskal daerah untuk pembiayaan proyek. “Artinya Pemkab berutang sisa biaya proyek itu. Mau gimana lagi gak ada uang. Di dokumen ada anggarannya, tapi di kas kosong,” ujar Heri.
Dampak dari kebijakan itu tentunya akan dirasakan pada tahun depan. Sebab anggaran pasti akan diarahkan untuk pembayaran sisa biaya proyek. Kemungkinan jumlah proyek DAU tahun depan tak sebanyak sebelumnya. Hanya saja, Heri belum dapat memperkirakan kemungkinan berapa persen pengurangan proyek di tahun 2019 mendatang. “Tetap ada proyek tahun depan, tapi tidak sebanyak sebelumnya,” ungkapnya.
Dampak gempa yang menguncang Lombok beberapa pekan lalu, berpengaruh ke sejumlah proyek di Lobar. Mau tak mau, pengerjaan sejumlah proyek fisik molor karena rasa trauma para pekerjanya. Akibatnya, sekitar 25 persen proyek fisik terancam tak bisa terbayarkan pada tahun ini. Lantaran tidak tersedia anggaran Pemkab Lobar dari pendapatan asli daerah (PAD). (win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here