Beranda Headline Jokowi Janji Cek NTB Sampai Normal

Jokowi Janji Cek NTB Sampai Normal

BERBAGI
HUMAS PROVINSI NTB FOR RADAR MANDALIKA REBUTAN: Para pelajar siswa-siswi SMP Negeri 6 Mataram rebutan minta selfie dengan Presiden RI, Joko Widodo, kemarin.

MATARAM – Presiden RI, Joko Widodo menunjukkan komitmennya sebagai kepala negara dalam mengawal NTB sampai normal kembali pasca diguncang gempa bumi. Jokowi menegaskan, sementara tahapan tanggap darurat korban gempa Lombok telah selesai. Dimana hari ini (kemarin, Red), masuk pada tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi. Untuk itu, sejumlah tahapan yang nantinya akan ditempuh adalah pembangunan fasilitas publik seperti pasar, puskesmas, sekolah, masjid/mushalla sudah mulai dikerjakan.

Untuk memastikan semua tahapan itu berjalan lancar, Jokowi mengaku alasannya terjun langsung ke lapangan. Termasuk menyerahkan bantuan bagi rumah rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan. Meskipun baru 5.293 rumah yang telah diberikan, dari kurang lebih 71.000, presiden menjanjikan akan bergerak cepat, meski membutuhkan waktu.

Presiden berharap rumah tersebut dapat selesai sebelum musim hujan tiba. Sebagaimana yang dia sampaikan saat kunjungan di kabupaten Lombok Utara dan kabupaten Lombok Barat, sehari sebelumnya. Presiden RI sudah menentukan rumah yang dibangun, adalah rumah tahan gempa, sebab NTB masuk dalam ‘Ring Of Fire’ atau garis cincin api.

Maka dari itu, dalam pembagunan rumah nantinya akan didampingi dan dikawal oleh Kementerian PUPR yang dibantu ratusan insinyur muda dan mahasiswa teknik untuk membangun rumah anti gempa atau tahan gempa,

“Jika rumah itu nantinya oleh pemiliknya ingin rumah tembok ya silakan, kalau ingin memilih pake kayu silakan juga, kalau dari bambu juga silakan tapi diarahkan agar konstruksinya adalah konstruksi tahan gempa,” pinta Presiden Joko Widodo yang didampingi Gubernur NTB, M Zainul Majdi saat memimpin Apel Kesiapsiagaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Gempa Bumi NTB, di Lapangan Sepakbola Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, kemarin.

Jokowi juga berjanji akan memantau dan mengecek terus agar NTB segera normal kembali baik aktivitas ekonomi dan kehidupan dapat berjalan dengan baik. Terkahir, Jokowi mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas partisapasi seluruh masyarakat terhadap solidaritas untuk saudara di NTB. Termasuk ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyumbang tenaga dan pikirannya kepada saudara-saudara di NTB yang tertimpa musibah. Seperti, para relawan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Pemerintah Daerah Provinsi NTB, serta jajaran pegawai negeri sipil.

Jokowi juga berpesan dalam kurun waktu rehabilitsai dan rekonstruksi, dia meminta agar para relawan bekerja membantu proses percepatan rekonstruksi.
“Saya ingin titip kepada saudara semua agar masyarakat dibantu baik dalam pembersihan, dan pembangunan kembali karena kita berkejaran dengan waktu,” katanya.

Sebelumnya, Menteri PUPR, Basuki Hadi Mulyono, menyampaikan apel siaga itu diikuti oleh pendamping dan pelaksana rehabilitasi rekonstruksi yang berjumlah 2.250 orang peserta terdiri dari unsur masyarakat NTB, TNI/POLRI, insinyur muda CPNS Kementerian PUPR, BNPB, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten di NTB, BUMN Karya dan relawan.

Dalam rangka pelaksanaan Inpres Nomor 5 Tahun 2018 hingga saat ini, sudah dilaksanakan verifikasi 261 bangunan dari 972 bangunan fasilitas publik yang mengalami kerusakan. Kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi telah dilaksanakan pada 56 unit, terdiri dari 41 unit sekolah, 4 unit rumah ibadah (masjid, musala), 3 unit pasar, dan 8 unit rumah sakit dan puskesmas.

Untuk percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi rumah warga yang berjumlah 125.000 unit telah dilakukan verifikasi untuk 32.800 unit rumah yang terdiri atas 11.400 rumah rusak ringan, 3.600 rusak sedang, dan 17.800 rusak berat. Unit rumah contoh dengan teknologi RISHA yang tahan gempa telah dibangun di 20 titik lokasi sebagai contoh bagi masyarakat.

Depo-depo bangunan di tingkat kecamatan akan segera dibuka untuk kemudahan distribusi material konstruksi sejak minggu ini dalam jumlah yang cukup banyak dan harga terjangkau yang dikoordinir oleh Kadin NTB.

Rehabilitasi dan rekonstruksi rumah ditargetkan akan selesai dalam waktu enam bulan kedepan, dengan cara swakelola bergotong royong, didampingi oleh para relawan dan fasilitator, insinyur muda dan mahasiswa teknik, sedangkan untuk fasilitas publik akan diserahkan dan dikerjakan oleh BUMN Karya bekerja sama dengan kontraktor lokal. (cr-jho/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here