Beranda Lombok Barat Dikbud Upayakan Perbaikan Sekolah

Dikbud Upayakan Perbaikan Sekolah

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA M Hendrayadi

LOBAR —Perbaikan sekolah yang rusak akibat gempa, terus diupayakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lobar. Terdapat sekitar 152 sekolah yang terdampak gempa beberapa pekan lalu. Dari jumlah tersebut, 60 sekolah rusak sedang akan memperoleh bantuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). “Yang sudah masuk itu sekitar 60 sekolah dari Kemendikbud, kita mendapat bantuan untuk rehab sekolah yang rusak sedang,” kata Kepala Dikbud Lobar, M Hendrayadi, kemarin.
Meski demikian, pihaknya belum menemukan solusi terhadap sekolah yang rusak berat. Sebab hal itu tergantung kemampuan pemerintah daerah dan pusat untuk membangun kembali sekolah tersebut.
Terkait permintaan Presiden RI Joko Widodo untuk menyediakan sekolah darurat paling telat selama dua bulan, Hendra mengaku masih terkendala lahan untuk sekolah darurat.
Ia sudah menyampaikan masalah tersebut ke Sekda Lobar serta Badan Penggelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lobar. Sebab, Dikbud tidak mungkin membangunkan sekolah darurat yang jauh dari lokasi pengungsian. Setelah ditetapkan lahan untuk sekolah darurat, baru pihaknya akan mengusulkanya ke kementerian terkait. “Siapa yang bangun, kembali ke kebijakan. Apakah dari daerah, Kementerian PUPR, BNPB atau Kemendikbud,” jelasnya.
Di Lobar terdapat 152 sekolah, jenjang SD dan SMP yang kondisinya rusak sedang, berat dan ringan. Rusak berat dialami tiga SMP, yaitu SMPN 2 Gunung Sari, SMPN 1 Gunung Sari dan SMPN 4 Lingsar. Sedangkan untuk SD terdapat 12 sekolah yang rusak berat.  (win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here