Beranda Praya Metro Spesial, HUT Polwan di Lokasi Pengungsian

Spesial, HUT Polwan di Lokasi Pengungsian

BERBAGI
JAYADI/RADAR MANDALIKA DOA BERSAMA: Kapolres Loteng bersama jajarannya melaksanakan doa bersama dengan warga di Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara (BKU), Jumat malam ( 31/08).

PRAYA — Pada momen perayaan Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan), Polres Lombok Tengah (Loteng) spesial merayakannya di lokasi pengungsian korban dampak gempa bumi di Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara, Sabtu lalu.
Adapun rangkain kegiatan yang dihelat di antaranya, doa bersama Kapolres dan warga, serta memberikan motifasi kepada para pengungsi untuk segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa, pemberian bantuan kepada para korban, kegiatan trauma healing oleh polwan, pelaksanaan dapur umum oleh bhayangkari beserta bermalam bersama masyarakat di posko pengungsian sebagai bentuk kepedulian dan peran serta pihak kepolisian sebagai mitra masyarakat.
Tidak hanya itu, ada senam pagi juga, termasuk ada juga sejumlah mata lomba yang dilaksanakan seperti lari karung, enggran, gigit sendok, dan masukan paku ke dalam botol.

Kapolres Loteng, AKBP Kholilur Rochman saat melaksanakan doa bersama warga mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan itu dalam rangka memeriahkan HUT Polwan yang jatuh Sabtu (1/09). Sehingga, untuk membagi kebahagian itu, pihaknya sengaja mengajak semua anggota polisi, terutama Polwan maupun para Bhayangkari untuk menginap di lokasi tenda pengungsi warga korban gempa. Tujuannya, agar mereka bisa merasakan penderitaan warga yang menjadi korban, namun mereka bisa menggunakan momentum itu untuk berbagi. Salah satunya, dengan melaksanakan kegiatan taruma healing untuk anak –anak khususnya.
“Kami sengaja mengajak semua anggota maupun bahyangkari untuk datang ke sini untuk merasakan penderitaan warga,” katanya di lokasi.
Kapolres menegaskan, pihaknya dari aparat kepolisian sangat prihatin kondisi warga sekarang. Sebab, bencana gempa yang terjadi menjadi sebuah duka, trauma dialami para korban terlebih lagi harus tinggal di tempat pengungsian. Hal inilah yang menjadikan alasan Polwan datang di tengah masyarakat untuk menghibur, mengajak anak-anak bermain, berjoget, bernyanyi dan belajar bersama.
“Saya mengharapkan dengan dilakukannya Trauma Healing untuk para korban gempa ini dapat bermanfaat,” ucapnya.

Kapolres menerangkan, pihaknya sangat senang karena dengan kehadiranya di sana berdampak positif bagi warga setempat . Sebab, pihaknya melihat raut wajah warga terutama anak-anak kembali ceria, mereka kembali semangat untuk bangkit menjalani kehidupan merek seperti biasanya.
“Saya harapkan bencana gempa ini segera berakhir,” harapnya.
Selain itu, yang membuat kegiatan tambah menarik, para polwan cantik menghibur anak-anak di sekitar lokasi pengungsian. Mulai nyanyi lagu bersama, bermain hingga membagikan jajanan kesukaan anak-anak bahkan memberikan kehangatan dan kebahagiaan di tengah-tengah suasana pengungsian. Tak hanya itu, semangat dan motivasi juga disampaikan Kapolres kepada anak-anak agar tidak putus asa dalam menggapai cita-cita dan impian untuk masa depan.

Sementara itu, Kades Aik Berik Muslehudin menambahkan, sangat berterima kasih kepada jajaran Polres yang melaksanakan kegiatan di desa yang dia pimpin. Sebab, dengan gempa yang terjadi sebelumnya itu banyak rumah warga yang rusak. Sehingga, terpaksa semua warga harus mengungsi di tenda.
“Tapi dengan kehadiran polisi di sini membuat warga kami bahagia,” kata Kades Aik Berik. (jay/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here