Beranda Headline Dewan Minta Tidak Perpanjang Kasus Dewi

Dewan Minta Tidak Perpanjang Kasus Dewi

BERBAGI

MATARAM – Wakil rakyat di DPRD NTB angkat bicara soal pemeriksaan warga KLU, Dewi Handayani yang merekam video trauma healing yang diduga berisi konten misionaris. Salah satu anggota DPRD NTB, TGH Hazmi Hamzar meminta agar maslah itu tidak perlu diperpanjang apalagi sampai dianggap serius. Dewi yang juga merupakan warga KLU tentu tidak ada niat ingin memperkeruh suasan apalagi, sampai ada niat ingin membangun isu SARA seperti marak diisukan di tengah kondisi masyarakat yang dialami saat ini. Kata dia bagaimana penanganan masyarakat pasca bencana ini bisa lebih maksimal kembali.

Politisi PPP itu, menuturkan kondisi berpikir Dewi masih labil ditambah lagi dengan tekanan psikologis karena ditimpa gempa, sehingga seharusnya semua pihak harus lebih arif menyikapinya. Kemungikan Dewi tidak paham apa yang dilakukan relawan tersebut sedang berdoa sesuai kepercayaan mereka masing -masing. Begitupun dengn agama lain tentu akan berdoa bagi masyarakat korban gempa sesuai dengan kepercayaan masing-masing.
“Saya berharap aparat tidak memperpanjang masalah ini. Mari kita sikapi dengan arif,” pintanya saat dikonfirmasi tadi malam.
Justru ketika ini dijadikan satu masalah besar dikhawatirkan akan memunculkan kondisi serta reaksi warga KLU yang tidak diharapkan. Sehingga semua pihak harus betul-betul menyikapi dengan bijaksana tidak langusng seketika mengambil satu kesimpulan yang bisa menyebabkan orang semakin tertekan.
Hazmi melihat tidak ada isu SARA yang tersebar di masyarakat. Masyarakat khusunya korban gempa tentu tidak sejauh itu arah pikirannya, apalagi dengan video yang tersebar itu membuat mereka menjadi resah. Artinya jangan sampai seakan isu ini sengaja dibuat setelah kemarin gencar isu bencana Lombok dijadikan sebagai bencana nasional dan kali ini mau dibangun isu SARA.
“Jadi tolong semua pihak termasuk aparat lebih arif,” pintanya lagi.
“Jangan sampai menimbulkan ketegangan di tengah masyarakat apalagi dia warga KLU,” tambahnya.

Sebelumnya, Kapolda NTB Irjen Pol Achmat Juri mengaku Dewi Handayani datang dimintai klarifikasi terkait video tersebut. Polda meminta keterangan bertujuan melihat duduk masalahnya dimana sehingga jelas mana kebenarannya.
“Jadi kalau baru mau mencari kebenaran jagan dihebohkan. Itu hanya proses saja,” kata Kapolda. (cr-jho/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here