Beranda Headline APBDP Diarahkan ke Penanganan Pascabencana

APBDP Diarahkan ke Penanganan Pascabencana

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA RUSAK: Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh saat mengunjungi rumah warga yang hancur akibat gempa belum lama ini.

MATARAM —Pemkot Mataram benar-benar fokus untuk penanganan pascabencana gempa. Ditemui usai Hari ulang Tahun (HUT) Kota Mataram ke 25, Jumat (31/8) lalu, Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh mengatakan, di Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) untuk APBD Perubahan 2018, lebih menekankan pada penanganan pascabencana. “Di KUA PPAS selain menekankan apa yang sudah menjadi RPJMD, juga untuk enanganan pascabencana. Itu juga menjadi poin untuk tahun 2019,” jelasnya.
Hal sangat mendesak, diakuinya, penanganan pasca bencana. Setelah masa transisi, baru rekonstruksi segera lakukan. Termasuk memperbaiki kantor-kantor pemerintah yang mengalami kerusakan. “Untuk kantor pemerintah saja butuh Rp 40 miliar. Lain untuk rumah sakit, puskesmas, dan tempat ibadah juga diberikan bantuan,” imbuhnya.
Kesemuanya, kata Wali Kota, butuh penanganan khusus. Pemkot juga akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk perbaikan rumah sakit, gedung-gedung sekolah, serta tempat-tempat ibadah. “Kita menunggu kebijakan pusat. Untuk kantor-kantor pelayanan, seperti di secretariat daerah ini arahnya (perbaikan) ke Kemendagri,” sambungnya.
Kebijakan lain juga diberikan bagi wajib pajak (WP) korban gempa. Berupa keringanan hingga pembebasan pajak bumi bangunan (PBB). “Bagi bangunan yang terdampak gempa, kita bebaskan pembayaran PBB,” kata Ahyar.
Ia telah meminta kepada Badan Keuangan Daerah (BKD) melalui Sekda untuk mengatur kebijakan itu. Kepada warga yang rumahnya rusak juga akan dibantu untuk membangun kembali rumahnya, serta kepada mereka diberikan pembinaan untukk pemberdayaan ekonominya. (rin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here