Beranda Headline Sisi Lain Peringatan HUT Kota Mataram ke-25 Tahun

Sisi Lain Peringatan HUT Kota Mataram ke-25 Tahun

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA PENGHARGAAN: Wali Kota Mataram, H Ahyar Abduh memberikan penghargaan kepada Bhabinkamtibmas usai upacara HUT Kota Mataram ke 25, yang digelar sederhana di halaman Kantor Wali Kota Mataram, kemarin.

Dihelat Sederhana, Tanpa Hiburan, Hanya Potong Tumpeng

Kota Mataram tepat berusia 25 tahun, kemarin. Momen Hari Ulang Tahun (HUT) tahun ini diselimuti suasana berbeda. Sehingga perayaannya pun dikemas berbeda. Seperti apa?

RIRIN FITRIANA-MATARAM

JUMAT (31/8) pagi kemarin, menjadi momen berharga bagi Kota Mataram. Hari itu, ibukota Provinsi NTB ini genap berusia 25 tahun. Di usia seperempat abad ini, tema HUT Kota Mataram adalah” Bangkitkan Semangat untuk Mataram Kuat”. Tema yang menyemangati seluruh warga Kota Mataram untuk bangkit usai diguncang rentetan gempa sejak akhir bulan Juli lalu.

Berbeda dengan perayaan HUT tahun-tahun sebelumnya, peringatan hari jadinya ke 25 tahun ini benar-benar dikemas sederhana. Diawali upacara bendera di halaman kantor Wali Kota Mataram. Mengingat lapangan Sangkareang tak mungkin digunakan sebagai lokasi upacara seperti tahun lalu, karena lapangan dipenuhi tenda-tenda warga yang mengungsi.

Jalanan di depan Taman Sangkareang hingga perempatan Kantor Gubernur NTB ditutup, karena dijadikan lokasi peserta upacara. Di bawah terop, hadir para tamu undangan. Seperti mantan-mantan Wali Kota Mataram sebelumnya, beserta para tokoh-tokoh penting lainnya, termasuk forum komunikasi pimpinan daerah.

Usai upacara, tidak ada seremoni tambahan. Hanya diberikan penghargaan kepada 10 orang Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang bertugas di wilayah Kota Mataram. Setelah itu, acara bebas. Kesempatan itu digunakan untuk berfoto, mengabadikan momen antara pasukan pengibar bendera dengan kepala daerah, dan tamu-tamu lainnya. Tidak ada atraksi terjun payung serta sesi hiburan seperti halnya perayaan HUT Kota Mataram tahun sebelumnya.

Syukuran pun dihelat sederhana di ruang Kenari Kantor Wali Kota Mataram. Ditandai potong tumpeng oleh kepala daerah, dilanjutkan makan-makan bersama seluruh tamu undangan.

Sebelumnya Wali Kota mengatakan, gempa yang melanda tentu sempat mengecilkan hati dan menimbulkan duka yang mendalam. Namun, di balik kesedihan ini, ia juga percaya ini merupakan suatu ujian, yang Insya Allah terkandung hikmah dan hadiah yang besar jika kita mampu melewatinya dengan hati yang sabar dan tawakal.

Melalui melalui momentum Hari Jadi Kota Mataram ke-25 tahun 2018, mari bersama membangun asa untuk Mataram yang kuat. Bersama membangun Kota Mataram yang Maju, Religius dan Berbudaya. Serta meningkatkan kebersamaan dan partisipasi masyarakat bagi pembangunan berkelanjutan. ”Dirgahayu Kota Mataram ke-25, Bangkitkan Semangat untuk Mataram Kuat, Mataram Tangguh, Mataram Bangkit”. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here