Beranda Headline Ratusan Pedagang Kehilangan Tempat Berjualan

Ratusan Pedagang Kehilangan Tempat Berjualan

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA TERBAKAR: Kondisi pasar Narmada yang hangus terbakar, kemarin.

LOBAR —Kebakaran hebat terjadi di Pasar Narmada, Kamis (30/8) malam. Api yang begitu cepat menjalar menghanguskan ratusan los yang berada di tengah pasar. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, api mulai terlihat sekitar pukul 23.30 wita. Api muncul pertama dari salah satu los yang berada di dalam pasar.
Warga yang mengetahui ada api, mencoba memadamkan dan melaporkannya ke polisi. Akibat kencang hembusan angin malam itu, api begitu cepat menjalar dan membesar. Pemadam kebakaran baru tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 24.00 Wita.
Belasan unit kendaraan pemadam dari Kota Mataram, Lobar dan watercanon kepolisian diterjunkan untuk memadamkan api. Api baru bisa dijinakkan pada Jumat (31/8) pagi sekitar pukul 05.15 wita. Walaupun api sudah berhasil dipadamkan, masih terlihat beberapa titik bara yang menyala di lokasi. Petugas pemadam terus melakukan penyiraman sisa bara dari puing los yang terbakar hingga pukul 09.00 Wita.
Garis polisi pun sudah dipasang mengelilingi lokasi kebakaran. Para pedagang berdatangan berusaha menyelamatkan sisa dagangan miliknya yang tak dilalap api.
Kebakaran menghanguskan tiga blok bagian pasar, terdiri dari blok 1, 2 dan 3. Setiap bloknya terdiri dari sejumlah los yang bervariatif jumlahnya. “Tiang (saya) dapat telepon dari penjaga malam pasar. Jam 12 malam, pasar terbakar. Pas dapat telepon itu, tiang langsung ke Polsek Narmada melapor untuk minta tolong menghubungi pemadam,” kata Kepala Pasar Narmada, Anwar yang ditemui di Polsek Narmada, kemarin.
Setelah melapor itu, pihaknya langsung mematikan seluruh listrik yang mengalir di pasar. Termasuk memindahkan sejumlah tabung gas di pasar untuk mencegah semakin besarnya api. Ia juga meminta kepada para pedagang untuk menjaga sisi bagian pasar yang tidak terbakar. Guna mencegah oknum yang memanfaatkan kondisi itu untuk menjarah. “Saya meminta para pedagang untuk menjaga di sebelah selatan pasar, karena kejadiannya di sebelah utara. Untuk menjaga dari orang yang mau menjarah dan sebagainya,” jelasnya.
Menurutnya, sumber api muncul dari blok tiga pasar. Berisi gabungan pedagang kelontong sembako maupun snack. Api lantas menjalar ke blok dua dan satu yang menjual pakaian dan sembako. Diperkirakan, ratusan los hangus terbakar di ketiga blok tersebut. “Ratusan pedagang terkena dampaknya,” imbuhnya.
Atas kejadian ini, ia berharap adanya unit pembantu (UPT) pemadam di dekat pasar. Penilaiannya, penanganan yang lambat membuat kebakaran sulit dipadamkan.
Sementara Kapolsek Narmada, Kompol I Gusti Komang Bagia mengaku masih melakukan penanganan awal atas kejadian tersebut. Dengan memasang police line di lokasi kejadian, hingga meminta keterangan dari kepala dan penjaga pasar. “Kita sudah melaporkan ke Polres Mataram, mungkin nanti polres akan menghubungi Tim Labfor (laboratorium forensik),” ungkapnya.
Kapolsek belum bisa menduga penyebab kebakaran. Sebab hal itu membutuhkan penyelidikan yang akurat. Pihaknya sudah meminta keterangan kepala dan para penjaga pasar sebanyak tujuh orang sebagai saksi. “Mungkin nanti kita kembangkan dengan menanyakan para pedagang tentang bagaimana suasana keseharian di pasar itu,” ungkapnya.
Berdasarkan data sementara yang diperoleh dari kepala pasar, terdapat sekitar 143 los pedagang yang hangus terbakar. Tersebar di tiga blok yang berupa pelataran bagi para pedagang berjualan. (win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here