Beranda Lombok Barat Pembebasan Lahan Jangan Merugikan

Pembebasan Lahan Jangan Merugikan

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA Jumarti

LOBAR —Legislatif di Lobar mengingatkan agar pembebasan lahan untuk bendungan Meninting, tidak merugikan masyarakat. Diketahui, proses ganti rugi atas lahan masyarakat yang terkena mega proyek itu akan segera dilakukan.
Anggota DPRD Lobar daerah pemilihan (Dapil) Narmada-Lingsar, Jumarti meminta pemerintah memperhatikan hal itu. Lantaran hampir sebagian besar masyarakat Lingsar yang berada di lokasi pembangunan bendungan mengantungkan hidupnya dari hasil pertanian dan perkebunan. Dengan adanya pembangunan itu, dipastikan akan mempengaruhi mata pencarian warga yang berdekatan dengan lokasi bendungan. “Mereka sudah beratus-ratus tahun tinggal di tempat itu. Dari sana hasil sumber kehidupan mereka,” ungkapnya.
Saat ini masyarakat, terutama di Kecamatan Lingsar telah menjual pohon durian miliknya. Alasan warga, tanaman tersebut tidak akan masuk dalam hitungan apraisal. Padahal setiap bangunan maupun tumbuhan yang ada di lahan itu, turut dihitung. Sebab, belum ada sosialisasi terkait kajian appraisal kepada masyarakat. “Sampai saat ini belum ada hasil kajian tim appraisal terkait nilai atau harga lahan pertanian, perkebunan maupun kayu yang ada di situ,” sambungnya.
Politisi PPP ini mengharapkan adanya solusi pascapembebasan lahan kepada warga sekitar. Utamanya mengenai hunian baru, hingga lapangan pekerjaan. Selain dari aktifitas pertanian yang sebelumnya menjadi mata pencarian warga setempat. “Itu yang kita harapkan dari pemerintah untuk memfasilitasi. Pemerintah harus mencarikan pasarnya,” ujarnya.
Harapannya, pemerintah tetap berpihak kepada masyarakat untuk ganti rugi lahan. Baik warga Dasan Geria Lingsar maupun Bungkit Tinggi Gunung Sari yang terdampak dibangunnya bendungan. “Mungkin dari pertaniaannya, atau pariwisatanya nanti,” pungkasnya. (win/r3 )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here