Beranda Lombok Barat Minta Data Hotel Terdampak Gempa

Minta Data Hotel Terdampak Gempa

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA Andi Irawan

LOBAR —Komisi II DPRD Lombok Barat (Lobar) menanggapi rencana kebijakan keringanan pajak bagi para pengusaha di Senggigi. Keringanan diberikan sebagai dampak bencana gempa bumi.

Dewan beralasan selama ini merasa tidak pernah memperoleh laporan dari Badan Pendapat Daerah (Bapenda). Terkait berapa banyak hotel, restoran atau tempat hiburan yang menyatakan tutup sementara pascagempa. “Hanya ada bahasa lisan dari eksekutif kepada DPRD, tanpa ada penjelasan atau data kongkritnya,” kata Ketua Komisi II DPRD Lobar, Andi Irawan yang ditemui, kemarin.
Ia mengharapkan eksekutif memberikan data. Jangan hanya bahasa lisan mengklaim semua hotel di Senggigi tutup sementara. Lantas meminta keringanan pembayaran pajak. Sebab hal itu berpengaruh pada pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak. “Datanya dong diserahkan ke kita,” pintanya.
Dengan berbekal data yang dilaporkan eksekutif, wakil rakyat bisa turun langsung melakukan uji petik. Sekaligus mengklasifikasi tingkat dampak bencana gempa yang dialami para pengusaha hotel, restoran dan tempat hiburan.
Melalui cara itu, dewan bisa memastikan secara langsung kebenaran obyek pajak yang tutup itu, terdampak atau tidak. “Biar bisa kita amankan pajak-pajak itu. Jangan sampai mereka hanya ambil kesempatan agar bisa meringankan pajak-pajak mereka, dengan alasan gempa,” ujarnya.
Baginya, hal itu bukan menjadi alasan. Sebab masih banyak wisatawan asing yang ditemukannya mondar mandir di sekitar kawasan wisata Sekotong.
Terlebih lagi cukup banyak relawan yang memilih menginap di hotel atau vila. “Kalau saya lihat di Pelangan Sekotong, bule masih mondar mandir. Artinya belum sampai mengganggu (wisata) sampai saat ini,” kata politisi asal Sekotong itu.
Politisi PAN ini mengatakan, mestinya Bapenda sebelum mengeluarkan pernyataan melaporkan kepada Komisi II. Jangan sampai menimbulkan pertanyaan di masyarakat. (win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here