Beranda Mataram Institusi Keuangan Diajak Bantu Lombok-Sumbawa

Institusi Keuangan Diajak Bantu Lombok-Sumbawa

BERBAGI
HUMAS PROVINSI FOR RADAR MANDALIKA BANTUAN: Gubernur saat menyerahkan Bantuan Bank Muamalat di Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, kemarin.

MATARAM – Gubernur NTB, M Zainul Majdi menegaskan, sudah seharusnya institusi yang bergerak di bidang keuangan, termasuk institusi keuangan umat untuk saling membantu sesama. Khususnya, bantuan kepada seluruh masyarakat terdampak musibah gempa, baik di Lombok maupun Sumbawa. Hal itu ditegaskan gubernur saat menyerahkan Bantuan Bank Muamalat di Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Barat, kemarin.

“Ketika musibah itu datang, kita tidak berat mengulurkan tangan untuk saling membantu,” ungkap Gubernur seraya mengajak institusi keuangan lain untuk membantu Lombok dan Sumbawa.

Kepada Bank Muamalat, Gubernur menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas seluruh bantuan yang diberikan. “Sudah seharusnya institusi yang digagas untuk perjuangan umat, itu yang pertama membantu umat, ketika umat membutuhkan,” jelas Gubernur.

Gubernur juga mengajak seluruh jajaran Bank Muamalat untuk terus menghadirkan kebaikan kepada masyarakat. Yaitu melalui mobilisasi kepada institusi-institusi yang dianggap mampu dan peduli kepada masyarakat Lombok dan Sumbawa. Gubernur berharap Bank Muamalat bisa memobilisir, tidak hanya bantuan fisik. Namun juga bantuan berupa penguatan, hiburan dan trauma healing kepada masyarakat. Melalui penguatan itu kata TGB, mental dan fisik masyarakat kembali kuat guna membangun kembali rumah-rumah mereka.

Di lain lokasi, Gubernur bersama istri Hj Erica Zainul Majdi meninjau dan menemui warga terdampak gempa di sejumlah lokasi di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Gubernur dan istri mengawali kunjungan tersebut di Pondok Pesantren As Syafi’iyah Menggala, Kecamatan Pemenang, KLU.

Dalam kunjungannya Gubernur mengajak seluruh warga ponpes untuk sabar dan tidak larut dalam kesedihan. Justru sekarang sudah saatnya bangkit dan membangun kembali rumah yang rusak. “Saya akan terus memonitor pembangunan fasilitas ini,” janji Gubernur kepada pimpinan Ponpes.

Gubernur dan istri juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada warga di sekitar ponpes tersebut. Istri gubernur yang juga Ketua TP PKK NTB, saat menyerahkan bantuan, mengajak warga untuk sabar. Termasuk juga terus berdoa semoga apa yang dialami saat ini mendapat hikmah terbaik dari Allah. Kepada para santri yang saat ini belajar di sekolah darurat, Hj. Erica memberi semangat. Yaitu, tetap rajin belajar tanpa melihat dimana tempat belajar.
“Belajar tidak boleh berhenti,” kara Hj. Erica. (cr-jho/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here