Beranda Lombok Timur Aktivitas Bupati Lotim di Akhir Masa Jabatan

Aktivitas Bupati Lotim di Akhir Masa Jabatan

BERBAGI
IST / RADAR MANDALIKA SILATURAHMI: Bupati Lotim H Moch Ali Bin Dachlan, saat bersilaturahmi sekaligus meninggalkan sejumlah pesan pada para ASN, di Ruang Rapat Utama (Rupatama) kantor Bupati, kemarin.

Pamitan, Ingatkan ASN Tetap Profesional

Masa jabatan bupati dan wakil bupati Lotim berakhir. Secara mendadak, orang nomor satu di Lotim ini mengumpulkan semua kepala OPD dan jajaran Setda, untuk pamitan.
MUHAMAD RIFA’I – LOTIM

Masa jabatan Bupati Lombok Timur (Lotim), H Moch Ali Bin Dachlan, dengan Wakilnya H Haerul Warisin berakhir. Ali BD panggilan akrabnya, memimpin Lotim sejak tahun 2013 lalu, setelah menang melalui jalur independen. Selama memimpin Gumi Patuh Karya ini, tentu banyak pembangunan yang sudah diselesaikan, sesuai dengan janji politiknya yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Kendati semua janji politik itu, belum 100 persen terpenuhi.
Kemarin, orang nomor satu di Lotim ini melakukan silaturahmi dengan semua jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Termasuk dengan jajaran yang bekerja di lingkup Sekretariat Daerah (Setda). Dalam silaturahmi itu, tampak dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda). Sedangkan H Haerul Warisin tidak ada terlihat.
Di hadapan para kepala OPD dan jajaran Setda, Ali BD mengatakan, bahwa dunia birokrasi merupakan tempat belajar banyak hal. Namun ketika keluar di dunia birokrasi, bukan berarti harus berhenti berkreatifitas dan mengabdikan diri kepada masyarakat dan daerah. Namun pengabdian itu harus tetap dilakukan terhadap masyarakat.
Menurutnya, jabatan Bupati hanya sebuah tugas. Namun sebagai manusia, pengabdian kepada daerah tidak terbatas 5 tahun ini saja. Begitu pula jika Aparatur Sipil Negara (ASN) telah memasuki masa pensiun. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan, serta memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya dalam mengabdi kepada masyarakat.
Pada kesempatan itu, ia berpesan agar semua ASN tetap mengedepankan profesionalitas, dalam bekerja, serta membantu Bupati terpilih dalam melaksanakan tugas, demi kemajuan daerah. Terlebih, setiap pemimpin mempunyai gaya kepemimpinan sendiri-sendiri, sehingga sebagai bawahan harus dapat menyesuaikannya.
Bupati yang mangakhiri masa jabatannya pada periode kedua ini, juga menyampaikan terimakasih atas bantuan dan kerjasama ASN, yang selama ini banyak membantu tugas-tugasnya sebagai Bupati. Secara umum, dirinya mengaku cukup puas atas kinerja bawahannya. “Saya mohon maaf, jika ada kesalahan selama memimpin daerah ini, dan berharap tali silaturrahim tetap terjaga,” ucap Ali BD sembari berpamitan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here