Beranda Headline Mangkir Sidang, Permohonan PAN Gugur

Mangkir Sidang, Permohonan PAN Gugur

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA SIDANG : Majelis Adjudikasi penyelesaian sengketa Pemilu Bawaslu Lotim, saat menggelar sidang dan tampak KPU sebagai termohon hadir. Sementara juga tampak kursi pemohon kosong karena tak hadir dalam sidang adjudikasi, kemarin.

LOTIM – Sidang adjudikasi penyelesaian sengketa Pemilihan Umum (Pemilu) Selasa (28/8) lalu, batal dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lombok Timur (Lotim). Sidang batal, lantaran DPD PAN Lotim sebagai pemohon, dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lotim sebagai termohon tidak hadir. Namun usai dijadwalkan kembali kemarin, rupanya yang hadir dalam sidang adjudikasi itu, hanya termohon saja. Karena dua kali berturut-turut tidak hadir, pihak pemohon gagal memperjuangkan kadernya masuk dalam Daftar Calon Sementara (DCS) Pemilihan Legislatif (Pileg).
Artinya, semua jenis gugatan pemohon sebab tidak hadir dua kali berturut-turut, menjadi gugur. Hal itu sesuai Pasal 35 Peraturan Bawaslu (Perbawaslu) nomor 18 tahun 2017, yang mengatakan bahwa bila pemohon tidak hadir dua kali terturut-turut, maka pimpinan majelis adjudikasi dapat membuat putusan. Sidang adjudikasi penyelesaian sengketa ini, berlangsung di kantor Bawaslu Lotim, kemarin. “Kalau dua kali berturut-turut pemohon tidak hadir, otomatis semua materi gugatan pemohon gugur,” tegas Sahnam, Ketua Majelis Adjudikasi saat memimpin sidang yang terbuka untuk umum di kantor Bawaslu, kemarin.
Dalam sidang kedua ini, lanjut Sahnam, pihak pemohon tetap tidak hadir sampai batas waktu yang ditoleransi. Kendati tidak hadir, sesuai mekanisme pemeriksaan, persidangan tetap jalan. “Majelis akan tetap membacakan putusan sidang, meski pihak pemohon tidak hadir,” terangnya.
Pada kesempatan itu KPU selaku termohon, melalui Ketua KPU Lotim, Muh Saleh mengatakan, pada prinsipnya, KPU sebagai termohon menolak seluruh isi gugatan pemohon. Alasan mengapa satu kader PAN tidak bisa diakomodir dalam Daftar Calon Sementara (DCS), dengan segala argumentasi sudah disampaikan. “Kami minta majelis adjudikasi memutuskan dengan seadil-adilnya, dan menolak seluruh isi gugatan termohon,” pinta Saleh.
Lanjut Saleh usai sidang, sampai adanya putusan majelis adjudikasi, satu nama nomor untuk PAN Daerah Pemilihan (Dapil) dua, tetap dikosongkan. Namun kembali pada pihak partai sendiri, apakah nantinya akan mengisi satu nomor tersebut atau tidak. “Kalau dibiarkan kosong boleh-boleh saja itu menjadi urusan partai terkait. Tapi, ya logikanya partai sendiri yang rugi,” tegasnya.
Usai menggelar sidang mendengar penjelasan termohon (KPU), tanpa dihadiri pemohon (PAN), Majelis Adjudikasi kembali akan mengelar sidang Jumat mendatang, dengan agenda pembacaan putusan.
Dalam perkara sengketa proses ini, H Lalu Ahmad Zulkiefli, yang akan segera pensiun dari kedinasan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tidak lolos dalam DCS Pileg, harus mengurungkan niatnya maju menjadi Caleg. Sebab, PAN sebagai kendaraannya sendiri, tidak hadir dua kali berturut-turut dalam sidang dihelat Majelis Adjudikasi Bawaslu Lotim. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here