Beranda Headline Diduga Ada Jual Beli KTP di Dukcapil

Diduga Ada Jual Beli KTP di Dukcapil

BERBAGI
ILUSTRASI

PRAYA —Indikasi adanya jual beli KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Loteng kini menjadi perbincangan hangat. Dugaan ini terkuak setelah balon kades diharuskan menyerahkan fotocopy KTP minimal 12 persen sebagai syarat wajib.
“Oknum pejabat di Dukcapil mestinya jangan main curang,” sindir Kades Pengembur, Supardi Yusuf.
Sebagai orang yang sudah malang melintang di dunia politik, dirinya mengaku cukup sulit untuk mengumpulkan KTP warga. Dari itu dirinya menilai sangat tidak pantas juga ada oknum di Dukcapil juga ikut bermain demi kepentingan pribadi.
“Sejujur-jujur kades atau balon kades, pasti sulit dapat KTP. Kalau seperti ini, balon kades pun bisa mendapat KTP mesti tidak pernah turun ke lapangan, yang penting ada uang,” sesalnya.
Sebelum adanya gejolak di tengah masyarakat, Supardi meminta Panwaslu dan instansi terkait segera bertindak.
Sementara itu, Kabid Pendaftaran Penduduk, Dukcapil Loteng, Zainudin yang dikonfirmasi Radar Mandalika justru membantah adanya isu jual beli KTP tersebut.
“Bagaimana mau jual beli, orang saat ini saja blanko e-KTP masih kosong. Yang jelas, kami tidak tahu mereka dapat KTP dukungan tersebut dari mana,” tegasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Loteng, H Jalaludin menjawab santai. Bahkan Jalal tidak mau tahu, balon kades bisa mendapat syarat dukungan berupa KTP dari mana. Yang terpenting kata dia, semua persyaratannya sudah dipenuhi.
“Itu kan memang tugasnya Panwas, dan kita harap bisa sama-sama mengawal proses pilkades serentak ini dengan baik,” tandasnya. (fiz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here