Beranda Headline Wirajaya Dorong Segera Diselsaikan

Wirajaya Dorong Segera Diselsaikan

BERBAGI

PRAYA – Polemik yang terjadi di internal Partai Gerindra Lombok Tengah (Loteng), membuat kader Gerindra Lalu Wirajaya ikut bicara. Dia mendorong polemik yang menyebutkan nama bakal Caleg DPRD Loteng yakni, L Muhibban dan Noni Alam Frantika segera diselsaikan dengan cara duduk bersama.“Kami peduli makanya kami ikut bicara. Saya sebagai kader juga tidak ingin ada polemik apalagi sampai diketahui publik,” kata pria yang juga Wakil Ketua DPRD NTB ini.

Menurut dia, cara yang ampuh menyelsaikan masalah internal yakni dengan cara duduk bersama. Kendati memang tidak ada AD/ART yang memperkuat soal dibentuknya nota kesepakatan bersama hasil Pileg 2014 di Dapil I.
“Jadi harus kita juga taat dengan noa kesepakatan yang dibentuk. Kita tahu bersama di dalam AD/ART partai ini tidak ada. Kami harap ini bisa segera selsai,” harapnya.
Yang lebih mengejutkan lagi, kala itu ada tanda tangan Ketua DPD Partai Gerindra. Artinya, ini merupakan kesepakatan bersama yang dibentuk. “Kami kembali berharap ini segera diselsaikan,” harapnya lagi. Sebelumnya, dua Balon Caleg dari partai yang
didirikan Prabowo Subianto dilaporkan karena ada persoalan internal belum diselsaikan. Keduanya, L Muhibban dan Noni Alam Frantika. Laporan itu dilayangkan ke komisi pemilihan umum (KPU) Loteng, tertanggal 20 Agustus 2018.
Dimana, laporan dimasukan M Irfan Anwar Said yang merupakan timsukses Caleg L Nurmadian tahun 2014 dari Desa Lajut, Kecamatan Praya Tengah. Ditekannya kepada pihak KPU, agar dua bakal Caleg ini tidak diloloskan menjadi calon DPRD. Adapun buntut laporan ini muncul, dimana dua bakal Caleg yang dimaksud sampai jelang akhir periodenya duduk di DPRD Loteng. Sampai sekarang, belum menyelsaikan nota  kesepakatan bersama yang langsung ditandatangani Ketua DPD Gerindra NTB saat itu, H Wilgo Zainar. Data laporan yang diperoleh, adapun nota kesepakatan bersama yakni, tentang hak dan kewajiban caleg yang ditetapkan KPU sebagai pemenang Pileg. Kedua Caleg yang bisa duduk di kursi DPRD ini, harus memberikan  kontribusi atau stimulan dalam bentuk uang sejumlah Rp 5 ribu per suara sah, (coblos, contreng nama Caleg).

Selanjutannya, tentang tata cara pembayaran Caleg yang dinyatakan memperoleh  suara terbanyak dan ditetapkan KPU sebagai pemenang di Dapil I Praya-Prateng. Harus memberikan kontribusi kepada Caleg yang memperoleh suara lebih dari seribu suara sah. Selanjutnya, bunyi nota kesepakatan bersama itu, bila kesepakatan tidak
dijalankan maka bersangkutan harus siap dilakukan pergantian antar waktu (PAW). Adapun data Caleg yang akan menerima kontribusi itu dari Dapil I di antaranya. H Muhdan Rum, Rahmatullah, Bq Yulisna Fitriani, Muhamad Makki, dan L Nurmadian. (r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here