Beranda Headline Kabulkan Doa Kami Ya Allah!

Kabulkan Doa Kami Ya Allah!

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA KHUSYUK : Masyarakat termasuk santri dan pegawai tampak khusyuk bermunajat pada Allah, agar musibah bencana gempa bumi Lombok segera diangkat Allah, di halaman kantor Bupati Lotim, kemarin.

Polda dan Pemkab Gelar istighosah qubro

LOTIM – Gempa bumi susulan, hingga saat ini masih melanda Pulau Lombok pada umumnya. Berharap bencana gempa bumi berakhir, Polda NTB bersama Polres Lombok Timur (Lotim) dan Pemerintah Daerah (Pemda) Lotim, melakukan istighosah qubro, di halaman Kantor Bupati Lotim, kemarin.
Kapolres Lotim, AKBP M Eka Fathurrahman SIK dalam sambutannya, mengatakan, bencana gempa bumi hingga saat ini masih membuat masyarakat berduka. Terlebih menimbulkan efek trauma mendalam, karena gempa susulan masih terjadi, hingga menyebar isu tsunami. Musibah gempa bumi melanda Pulau Lombok, khususnya Lotim ini merupakan sebuah ujian dari Allah. “Harta boleh hilang, tapi semangat bangkit dari musibah ini tidak boleh hilang. Kita harus tetap tabah menghadapi musibah ini,” kata Kapolres Lotim, AKBP M Eka Fathurrahman SIK dengan penuh berapi-api di hadapan ribuan masyarakat yang hadir.
Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Lotim, H Rohman Farly mengatakan, perkembangan bencana gempa bumi ini terus dimonitornya. Hasil monitor terakhir, 20 kecamatan terdampak gempa. “Hasil perhitungan sementara, butuh Rp 7 triliun untuk memenuhi kebutuhan pembangunan semua infrastruktur yang mengalami kerusakan,” kata Sekda.
Ditambahkan, efek trauma akibat gempa bumi ini tidak mengenal anak, remaja dan bahkan orang tua. Trauma itu diperburuk dengan menyebarnya informasi tsunami, terutama pada tanggal-tanggal tertentu, seperti tanggal 26 Agustus lalu.
Ketika gempa terjadi diikuti dengan berita potensi tsunami, pihaknya minta masyarakat tidak percaya dengan berita hoax. Dimana dikatakan akan terjadi tsunami yang menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat. “Mudah-mudahan dengan kita bermunajat pada Allah memohon bencana gempa bumi dahsyat ini, dikabulkan Allah,” harapnya.
Tidak dipungkiri jika akibat gempa bumi, normal seperti sediakala. Meski kantor Bupati terlihat megah, namun tetap menimbulkan ketakutan bagi para pegawai. “Kalau belum menemukan pelayanan secara normal, mohon dimaklumi karena masih dicekam rasa takut,” dalihnya.
Dalam istighosah qubro yang dirangkaikan dengan tabliq akbar ini, dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai asal, serta sejumlah tuan guru. Para tuan guru ini, memberikan ceramah untuk menambah semangat hidup masyarakat, agar semakin kuat dalam menghadapi musibah bencana gempa bumi ini. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here