Beranda Praya Metro 11 Madrasah Bangunanya Ambruk

11 Madrasah Bangunanya Ambruk

BERBAGI
JAYADI/RADAR MANDALIKA H Hariadi Iskandar

PRAYA – Dampak guncangan gempa bumi di Loteng mengakibatkan, 11 madrasah dibuat lumpuh total. Hasil pendataan Kementerian Agama (Kemenag) Loteng, membuat 45 sekolah madrasah mengalami kerusakan. Namun 11 madrasah yang bangunannya ambruk.
“Kami terus menguptade kerusakan sekolah pasca gempa agar segera dilakukan perbaikan,” terang Kakanmenag Loteng, H Hariadi Iskandar di ruangan kerjanya, kemarin.
Iskandar menegaskan, pihaknya tidak bisa menyebut nama-sama sekolah tersebut. Namun, kebanyakan letak sekolah yang rusak parah berada di Kecamatan Batukliang Utara (BKU). Sebab, di sana terasa guncangannya cukup besar.
“ Paling parah banyak di BKU saja. Sementara untuk kecamatan lainnya hanya rusak ringan, tapi tetap saja takut untuk ditempati untuk belajar,” jelasnya.
Kebanyakan kerusakan yang terjadi di dinging gedung. Ada yang sudah roboh bahkan ada yang retak sejak. Untuk perbaikan pihaknya hanya mengharapkan bantuan bagi rehabilitasi madrasah yang mengalami kerusakan.
“Madrasah yang terdampak masih kita inventarisir untuk didata oleh Pemkab dan akan diberikan ke pemerintah pusat seperti bangunan yang lainya juga,” ungkapnya.
Selain itu, pihaknya meminta pada pemerintah untuk mengadakan koordinasi yang melibatkan lintas sektor mulai dari pendataan sampai penanganan korban yang dilakukan secara terintegrasi. Untungnya, saat gempa tidak ada korban jiwa. Sebab, kebanyakan madarasah di wilayah Loteng berbasis pondok pesantren. Artinya banyak anak yang mondok.
“Makanya untuk mengantisipasi gempa ini, belakangan semua guru untuk memperketat pengawasan pada siswa,” tegasnya. (jay/r1)

BERBAGI
Artikel sebelumyaArifin Tomi Kecewa
Artikel berikutnyaKabulkan Doa Kami Ya Allah!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here