Beranda Headline Semua Itu Berita Bohong!

Semua Itu Berita Bohong!

BERBAGI
JAYADI/RADAR MANDALIKA KUNJUNGAN: Bupati Loteng, H Moh Suhaili FT saat mengujungi rumah warga yang rusak di BKU, belum lama ini.

Bekas Telapak Tangan dan Gempa Tanggal 26

PRAYA — Bupati Lombok Tengah (Loteng) H Moh Suhaili FT meminta masyarakat untuk tetap tenang, tidak percaya berita yang belum jelas sumbernya. Termasuk soal gempa bumi susulan yang diperkirakan terjadi tanggal 26 Agustus mendatang dengan kekuatan dahsyat. Begitu juga dengan temuan cerita bekas telapak tangan di tembok rumah warga.

“Kepada masyarakat kami imbau tetap tenang. Patuhi segala prosedur dari BPBD maupun pemerintah setempat. Selalu ikuti perkembangan BMKG dan jangan terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” kata Suhaili di hadapan wartawan, kemarin.
Suhaili menegaskan, banyaknya informasi bohong yang beredar di tengah masyarakat terkait bencana gempa. Yang paling banyak menyebar saat ini, gempa susulan yang maha dahsyat akan terjadi.
“Berita itu hanya bikin resah saja. Ini informasi yang disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Jangan percaya karena kami tetap berkoordinasi dengan BMKG,” katanya.

Semua informasi yang berkembang luas di tengah masyarakat itu, dipastikan bukanlah informasi yang dikelurkan oleh lembaga resmi dalam hal ini Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Sehingga masyarakat pun diminta tidak mudah percaya.
“Malah saya melihat semua itu sengaja dilakukan agar warga merasa ketakutan dan banyak wisatawan tidak akan lagi melakukan investasi di sini,” tuturnya.
Namun, setelah isu beredar pihaknya langsung bersikap. Pihaknya dengan aparat kepolisian mengeluarkan surat serta pengarahan ke masyarakat langsung untuk disampaikan ke titik pengungsian meminta masyarakat supaya tidak percaya dengan informas palsu.

“Kita sudah ke lapangan untuk melakukan langkah-langkah. Yaitu dengan menyampaikan pemberitaukan soal ketidak benaran informasi tersebut “ ceritanya.
Ia menambahkan, pihaknya meminta kepada aparat kepolisian untuk memberikan tindakan tegas kepada oknum yang dengan sengaja menyebar berita-berita tidak benar itu. Pasalnya dengan pemberitaan seperti itu, dalam kondisi sekarang tentu akan membuat warga kita semakin trauma.
“Kalau ketahuan siapa pelaku lebih baik ditangkap saja. Ini sudah sangat keterlaluan,” perintah Suhaili.

Terpisah, Kapolres Loteng AKBP Kholilur Rochman menyampaikan, dirinya sudah memerintah semua anggota Bhabinkamtibmas untuk intens turun ke lapangan untuk memberikan pengarahan agar tidak percaya dengan semua berita bohong yang beredar.
“Kami pastikan semua tidak benar, makanya jangan mudah percaya,” kata kapolres.

Sementara, anggota DPRD Loteng Fraksi Demokrat, M Samsul Qomar meminta pihak terkait turun tangan menangani isu yang beredar liar ini. Dia meminta Pemkab serta aparat kepolisian menyikapi isu ini. Jangan sampai terus menyebar dan semakin memperparah keadaan. Apalagi warga masih trauma dengan kejadian gempa.
“Pemerintah harus hadir menjawab kecemasan masyarakat,” kata Samsul Qomar. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here