Beranda Headline Pengungsi di Loteng Diserang Penyakit

Pengungsi di Loteng Diserang Penyakit

BERBAGI
JAYADI/RADAR MANDALIKA TEMPAT SEMENTARA: Puluhan pengungsi saat berada di tenda pengungsian, pekan lalu.

PRAYA – Warga yang merupakan pengungsi korban gempa bumi Lombok Tengah (Loteng), kini diserang penyakit. Penyakit infeksi saluran pernapasan (ispa), dan diare.
Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Loteng, H Omdah mengungkapkan kondisi ini, kepada wartawan Omdah menyampaikan, sekarang warga diserang penyakit. Kebanyakan penyakit yang diderita warga yakni ISPA dan diare.
“Kami tetap melakukan monitor pelayanan kesehatan ke lokasi pengungsi belakangan ini,” terangnya di Bencingah, kemarin.
Menurut Omdah, penyebab pengungsi yang diserang penyakit ispa ini karena berada di tempat terbuka, sementara cuaca sangat dingin dan berdebu. Pengungsi yang terserang penyakit ispa juga rentan terkena infeksi paru-paru. Sedangkan untuk penyakit diare sendiri, disebabkan oleh pola makan masyarakat yang tidak teratur selama berada di pengungsian. Pola tidur mereka juga berubah sehingga daya tahan tubuh menurun.
“Lokasi para korban gempa yang terkena peyakit Ispa itu rata-rata lokasinya yang tekena dampak gempa. Di Kecamatan Batukliang, Batukliang Utara, dan Kecamatan Pringgarata,” bebernya.
Omdah mengaku, pihaknya tidak mencatat total warga yang terserang penyakit. Tetapi dari pelayanan pengobatan tenga medis di Puskesmas maupun di lokasi pengungsian intens untuk ditempat di lokasi tersebut.
“Kita minta warga saat pagi hari kembali saja ke rumah. Karena kasian setiap hari kena debu. Tenda – tenda di luar terbuka begitu,” ujarnya.
Pengungsi yang diserang penyakit itu dari semua kalangan termasuk anak-anak. Sehingga pihaknya memerintahkan tenaga medis yang turu agar memberikan pelayanan kesehatan. “Untuk ibu hamil, saya sarankan sebaiknya tidak tinggal di ruang terbuka terlalu lama,” pesannya.

Sementara itu, Bupati Loteng, H Moh Suhaili FT memerintahkan untuk semua SKPM terkait termasuk Dikes untuk terus intens turun memperhatikan kesehatan warga pengungsian.
“Saya sudah meminta untuk tetap berada di lokasi pengungsian,” kata bupati dua priode ini. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here