Beranda Lombok Barat Lobar Menanti Realisasi Janji Kemensos

Lobar Menanti Realisasi Janji Kemensos

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA H Fauzan Khalid

LOBAR —Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) masih menunggu realisasi rencana pemberian jaminan hidup bagi keluarga korban gempa dari Kementerian Sosial (Kemensos). Kemensos akan memberikan jaminan hidup pascatanggap darurat bencana. Hal itu disampaikan Menteri Sosial Idrus Marham saat mengunjungi korban gempa di Desa Kekait Kecamatan Gunung Sari belum lama ini.
“Kita belum diberitahu secara resmi, baru lisan (oleh Mensos),” kata Bupati Lobar, H Fauzan Khalid saat ditanya realisasi rencana itu, kemarin.
Meski demikian, Fauzan memastikan proses pembuatan SK untuk memperoleh jaminan hidup itu tidak akan sulit. Sebab seluruh data keluarga yang terdampak gempa, sudah tercatat di posko utama tanggap bencana Lobar.
Hal itu sudah disampaikan Fauzan saat Mensos berkunjung ke Lobar. “Data rumah rusak ada data KK (Kepala Keluarga). Tinggal itu saja yang saya SKan,” ujarnya.
Apabila pendataan yang dilakukan pemkab dengan berdasarkan data di KK, maka kemungkinan adanya beberapa KK dalam satu rumah bisa diketahui. Fauzan tetap menunggu rencana pemberian jaminan hidup itu dalam bentuk formal. Harapannya, rencana itu bisa terealisasi demi membantu para korban gempa.
Sebagai informasi, Kemensos akan memberikan bantuan jaminan hidup bagi para keluarga korban terdampak gempa. Pemberian bantuan itu akan dilakukan selepas masa tanggap darurat. Kemensos sudah meminta kepada pemerintah daerah setempat untuk mendata para pengungsi yang terdampak. “Kita akan berikan jaminan hidup, setiap jiwa Rp 10 ribu perhari selama tiga bulan kedepan,” kata Menteri Sosial, Idrus Marham kala itu. (win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here