Beranda Headline Gempa Terjadi 1.089 Kali

Gempa Terjadi 1.089 Kali

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA DIBERSIHKAN: Personel gabungan TNI dan Polri saat mengangkut puing bangunan di KLU.

Korban MD Kini 559 Jiwa

MATARAM – Data terbaru, korban meninggal dunia (MD) dampak guncangan gempa bumi bertambah. Hasil rapat koordinasi dan evaluasi Satgas Penanganan Darurat Bencana (PDB) kemarin sore, jumlah korban MD bertambah empat orang sehingga jumlahnya sekarang 559 jiwa.

Sementara untuk jiwa penduduk yang mengungsi sebanyak 390.529 sedikit berkurang dari jumlah sebelumnya 402. 529 jiwa. Sementara untuk rumah rusak berat berjumlah 76.765.

Kepala BPBD Provinsi NTB, Muhammad Rum menyampaikan, penambahan sebanyak empat orang MD itu tambahan di Lombok Barat, dimana data sebelumnya MD berjumlah 40 jiwa. Untuk luka-luka 399, mengungsi 116.453 dan rumah rusak sebanyak 37.285. Sementara data MD di kabupaten lainnya masih sama dengan data sebelumnya, seperti di Kabupaten Lombok Utara MD berjumlah 466, luka-luka 829. Untuk pengungsi berkurang menjadi 134.235 dari data sebelumnya 178.122 jiwa dan rumah rusak sebanyak 23.089. Berikutnya di Lombok Timur MD berjumlah 31, luka-luka 122, mengungsi 104.060 dan rumah rusak sebanyak 7.280. kemudian akibat gempa Minggu (19/08) malam lalu, dengan kekuatan 6,9 SR yang menghantam Sumbawa Besar dimana data MD masih sama 5 jiwa, luka-luka 2 sementara jumlah mengungsi dalam pendataan dan rumah rusak berjumlah 105. Begitu juga di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) MD 2, luka-luka 60, jiwa pengungsi dalam pendataan dan rumah rusak 6.131.
“Lombok Tengah MD 2, luka 3 orang, mengungsi 13.887 dan rumah rusak 4.629 dan di Mataram MD 9, luka 63, mengungsi 18.894 dan rumah rusak 20.060,” bebernya.
Pihaknya juga menyampaikan, situasi terkini masih sering terjadinya gempa susulan sehingga perlu selalu waspada. Sesuai data Badan Meteorologi Keologi dan Gefisikan (BMKG) telah terjadi gempa susuan sebanyak 1.089 kali sejak gempa utama Minggu (05/08) 7,0 SR sampai kemarin pukul 12.00 Wita. Dari jumlah gempa tersebut, terdapat 50 kali gempa susulan dirasakan dengan magnitude 3 SR sampai 6,9 SR pada kedalaman 10 sampai 25 KM.

Sementara kondisi masyarakat yang terdampak sudah mulai kembali bekerja dan juga potensi ekonomi sudah dimulai dimana pasar ramai dikunjungi. Jumlah pengungsian, kata dia juga sudah mulai menurun di siang hari disebabkan mereka sudah mulai mencari nafkah dengan bekerja apa saja yang bisa dikerjakan. (cr-jho/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here