Beranda Headline Pemkab Tuntaskan Verifikasi Kerusakan Rumah

Pemkab Tuntaskan Verifikasi Kerusakan Rumah

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA AMBRUK: Kondisi sejumlah rumah yang mengalami rusak berat di Desa Dopang Kecamatan Gunung Sari akibat gempa.

LOBAR —Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) kerja ekstra menuntaskan proses verifikasi kerusakan bagunan akibat gempa. Hal ini dilakukan untuk mempercepat cairnya bantuan perbaikan dari pemerintah pusat.
Bupati Lobar, H Fauzan Khalid mengatakan. sejauh ini pihaknya sudah memverifikasi sekitar 5 ribu lebih rumah yang rusak. Pihaknya akan terus mengejar verifikasi hingga batas waktu tanggap darurat yang kemungkinan akan diperpanjang hingga 2 September mendatang. Sebelumnya ditetapkan hingga 25 Agustus 2018. “Mudah-mudahan sampai tanggal 2 September, semua rumah sudah diverifikasi,” ujar Fauzan yang dikonfirmasi, kemarin.
Menurutnya, pemkab bekerja secara pararel. Selain terus berusaha memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi, pemkab juga membagi tim pendataan dan verifikasi bangunan rusak. Termasuk memverifikasi kerusakan fasilitas umum akibat gempa. Hanya untuk target proses rekontruksi berbeda antara bangunan rumah dengan fasilitas umum. Untuk rumah warga, target rekontruksinya enam bulan. Sedangkan fasilitas umum targetnya satu tahun. “Rekontruksi pertama itu, Insya Allah 1 September dimulai untuk bangunan rumah,” jelasnya.
Mengenai mekanisme rekontruksinya tidak mesti harus menunggu seluruh bangunan rusak selesai diverifikasi. Melainkan dilakukan bertahap. Yakni setiap selesai seribu bangunan terverifikasi, langsung dilaporkan ke pusat. “Seribu selesai seribu kita laporkan, dan masuk rekening. Kalau ditunggu ribet,” ujarnya.
Mengenai besaran anggaran yang nantinya diterima, menurut Fauzan tergantung kerusakannya. Apakah rusak berat, sedang maupun ringan. Bupati memperkirakan kerusakan berat di Lobar mencapai puluhan ribu unit bangunan.
Sebelumnya, pemerintah pusat sudah memastikan akan memberikan bantuan bagi para pengungsi yang rumahnya rusak akibat gempa. Bantuan itu disesuaikan dengan klasifikasi tingkat kerusakan. Rinciannya rusak berat mendapat Rp 50 juta, sedang Rp 25 juta dan ringan Rp 10 juta.
Proses rekontruksi perbaikan rumah ditargetkan pemerintah pusat hingga enam bulan kedepan. (win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here