Beranda Headline Gubernur ‘Suntik’ Semangat Pelajar

Gubernur ‘Suntik’ Semangat Pelajar

BERBAGI
HUMAS PRROVINSI FOR RADAR MANDALIKA INSEPEKTUR UPACARA: Gubernur NTB, M Zainul Majdi saat menjadi inspektur upacara 17 Agustus, Jumat lalu.

MATARAM – Gubernur NTB, M Zainul Majdi mengimbau sekaligus memberi motivasi seluruh pelajar di NTB, untuk terus berjuang, demi tercapainya cita-cita menuju bangsa yang maju. Terutama dalam kondisi musibah gempa bumi yang menimpa pulau Lombok beberapa minggu terakhir. Gubernur berharap agar musibah ini tidak membuat semua larut dalam kesedihan. Proses belajar mengajar juga dipastikan harus segera mulai berjalan.
“Buang rasa takut dan kita tidak boleh tertawan oleh rasa trauma. Mari kita songsong NTB agar terus maju,” Tegas Gubernur usai upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 di Mataram.
Gubernur NTB kemabli menegaskan bahwa masa depan bangsa ada di anak anak muda atau para pelajar. Untuk itu pelajar diminta agar terus belajar tanpa mengenal waktu. Kejayaan bangsa serta cemerlangnya daerah bergantung pada kondisi kaum muda terutama pelajar.
“Generasi bangsa ada di tangan tangan anak anaku yang saat ini sebagai pelajar,” tuah gubernur.
Diekahui pembacaan Naskah Proklamasi oleh Ketua DPRD Provinsi NTB, Baiq Isvi Rupaedah dilanjutkan mengheningkan cipta oleh Inspektur upacara. Pengibaran bendera merah putih oleh pasukan pengibar bendera terdiri dari Putra putri terbaik dari 10 kabupaten/kota dibawah binaan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB.
Pada tahun ini, Bunga Oktaviani, siswa SMAN 3 Sumbawa Besar dipercaya membawa Baki Bendera Merah Putih yang akan dikibarkan.
Turut hadir mendampingi Gubernur NTB, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Erica Zainul Majdi. Dari barisan undangan yang hadir, tampak Wakil Gubernur NTB, Muh Amin beserta istri, Syamsiah Muh Amin, anggota Forkopimda Provinsi NTB, Gubernur NTB periode 2003-2008 Wakil Gubernur NTB, Lalu Azhar periode 1996-2001, dan Sekretaris Daerah Provinsi NTB H. Rosiyadi Sayuti beserta istri, Ikhsanti Komala Rimbun. Peserta upacara terdiri dari para veteran pejuang, TNI/Polri, perwakilan dari OPD Provinsi, para siswa dan anggota pramuka.
Upacara detik-detik Proklamasi tahun ini juga dirangkaikan dengan pemberian remisi kepada 405 orang narapidana binaan Lembaga Mataram. Sementara, 10 orang narapidana mendapat pembebasan penahanan. (cr-jho/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here