Beranda Headline Diduga Panitia Pilkades Halangi Balon Kades

Diduga Panitia Pilkades Halangi Balon Kades

BERBAGI

PRAYA – Penjaringan dilakukan panitia pemilihan kepala desa (Pilkades) Taman Indah, Kecamatan Pringgarata disorot. Diduga panitia Pilkades menghalangi salah satu bakal calon (Balon) Mas’an yang merupakan Pjs desa setempat. Akibatnya, saat mendaftar berkas yang diajukan Mas’an ditolak panitia.
“Saya sangat kecewa, sya tidak akan melakukan gugatan Cuma ingin meluruskan aturan,” tegasnya pada Radar Mandalika di Praya, kemarin.
Mas’an menceritakan, saat dirinya mendaftar di panitia Pilkades pada Senin, 20 Agustus pukul 15.25 Wita, panitia pilkades langsung mengeluarkan surat bermateri soal penolakan pendaftaran dilakukan dirinya. Dari penolakan ini, Pjs Desa Taman Indah itu mempersolkan kinerja soal pemahaman panitia terkait peraturan bupati (Perbup) Nomor 9 tersebut.
“Yang aneh, di desa lain bisa kita diterima ketika ada berkas syarat yang sedang dilengkapi. Tapi ini apa, saya langsung ditolak panitia, ada apa?” tanyanya.
Ia membeberkan, adapun syarat yang ia tidak bawa dalam pendaftaran saat itu. Fotokopy KTP dukungan 12 persen atau 318, surat pencalonan, riwayat hidup,
naskah visi dan misi,
daftar nama tim kampanye, dan surat izin dari pejabat pembina kepegawaian dalam hal ini Bupati.
“Semua in sedang berproses, dan saya sudah jelaskan di depan panitia tapi ditolak juga,” sesalnya.
Anehnya, kata Mas’an di Desa Bagu salah satu Balon yang tidak membawa surat keterangan sehat rohani bisa diterima saat daftar. Demikian juga desa lainnya. Lebih ia mempertanyakan lagi, dalam regulasi yang ada, tidak ada bunyi ketika syarat dimaksud dalam proses lantas ditolak panitia.
“Kalau aturan yang dijalankan panitia kami ini sesuai, saya sangat bersyukur. Tapi kalau ini menyimpang maka tentu sangat saya sayangkan dan kami dirugikan,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades Taman Indah Muhammad Muksin menepis semua tudingan Mas’an yang mengarah kepada panitia. Dia menjelaskan, tidak ada salahnya panitia menola salah satu Balon yang mendaftar tanpa dilengkapi syarat. Parahnya lagi, Mas’an tidak menyodorkan 12 persen syarat dukungan berupa fotocopy KTP.
“Kami bekerja sesuai aturan dan tahapan diberikan pihak DPMD. Tidak benar kalau kami halangi,” tegasnya, tadi malam via ponsel.
Muksin menjelaskan, jika syarat 12 persen fotocopy KTP tidak dilampirkan, maka tim panitia harus memverifikasi apa? “Ini syarat wajib sesungguhnya,” katanya.
Sementara, yang sudah daftar dan syarat lengkap empat Balon Kades. Disamping itu, jika Mas’an merasa keberatan dan melakukan upaya gugatan, panitia sudah siap.
“Silakan saja, itu yang kami tunggu saat ini,” pungkasnya. (r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here