Beranda Mataram Sewa Kantor, BKD Kendala Listrik

Sewa Kantor, BKD Kendala Listrik

BERBAGI

MATARAM —Gempa yang mengguncang Kota Mataram beberapa pecan lalu, membuat aktivitas di perkantoran lingkup Pemkot Mataram terganggu. Seperti dialami Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram, yang harus sewa kantor sementara. “Kantor BKD 75 persen kerusakannya,” kata Sekretaris BKD Kota Mataram, H Nizar Deny Cahyadi belum lama ini.
Kondisi gedung BKD memang sudah tim dari Universitas Mataram (Unram), dan mendapat lampu hijau untuk digunakan. Namun, para karyawan BKD tak berani ngantor dengan kondisi seperti itu. “Teman-teman di BKD belum berani pakai. Memang sekarang masih layak, tapi kalau nanti ada gempa lagi gak tahu,” ungkapnya.
Untuk sementara, kantor BKD menyewa rumah di Jalan Pendidikan Nomor 56. Hanya saja, pelayanan sempat tersendat karena masalah listrik. Setidaknya untuk melayani segala kebutuhan pelayanan, BKD membutuhkan listrik hingga 45 ribu VA. Sementara daya listrik yang ada sekarang hanya 2200 VA‎. “Listrik dibutuhkan untuk server dan semua perangkat listrik untuk pelayanan,” ujarnya.
Penambahan daya listrk, lanjut Deny, sudah diajukan ke PLN. Namun realisasinya tidak bisa dalam waktu singkat. “Daya listriknya sangat kecil daya. Untuk menaikkan daya butuh waktu, dan dari PLN ada persyaratan yang harus dipenuhi,” sebutnya.
Meski begitu, pelayanan lainnya sudah bisa dijalankan di kantor baru. Kemungkinan masa sewa kantor baru maksimal tiga tahun. Akibat gempa, diakui Deny, pelayanan untuk pembayaran sejumlah pajak yang ditangani BKD sempat terhenti karena gedung BKD yang rusak. “BKD harus pindah kantor, jadi butuh waktu untuk pindah barang,” jelasnya.
Kondisi saat ini membuat BKD mewacanakan untuk memperpanjang masa jatuh tempo untuk pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB). Sesuai Peraturan Daerah (Perda), masa jatuh tempo pembayaran PBB adalah tanggal 31 Agustus. “Karena ada bencana, dan sekarang kita sedang focus pada tanggap bencana dulu,” katanya, kemarin.
Akibat bencana gempa, para wajib pajak (WP) juga terhambat untuk melakukan pembayaran pajak. Belum lagi kerusakan di kantor BKD membuat pelayanan terganggu. Untuk sementara waktu, BKD menyewa rumah di Jalan Pendidikan Nomor 56 sebagai kantor. “Kita juga butuh waktu untuk memindahkan barang, sehingga pelayanan terganggu,” imbuhnya. (rin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here