Beranda Headline Peringatan HUT RI Dikelilingi Pengungsi

Peringatan HUT RI Dikelilingi Pengungsi

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA TETAP KHUSYUK: Apel penurunan bendera dilakukan Paskibraka Kecamatan Montong Gading Lotim dan dikelilingi pengungsi, jumat (17/8) lalu.

LOTIM – Peringatan hari kemerdekaan bangsa ini ke 73, memperlihatkan suasana berbeda dibandingkan peringatan kemerdekaan tahun-tahun sebelumnya. Kali ini peringatan HUT RI di tengah kondisi duka. Dalam apel HUT RI ini, peserta upacara dikelilingi para pengungsi. Bahkan di Sembalun dan Sambelia Lombok Timur (Lotim), para korban dan relawan juga melakukan apel, Jumat (17/8) lalu.
Camat Montong Gading Lotim, Humaidi mengatakan, adanya pengungsi di lapangan, sebagai bentuk jiwa kemerdekaan kendati diguncang gempa begitu dahsyat. Namun mereka tetap semangat ingin mengikuti dan menjadi peserta upacara. “Kegiatan 17 Agustus ini juga bagian dari kegiatan pengungsi,” jelasnya.
Karena musibah bencana, pihaknya tidak menghelat kegiatan peringatan seperti gerak jalan, pawai, dan lomba lainnya. Disamping untuk menghindari pemikiran negatif, lantaran lomba di tengah bencana. Sehingga anggaran yang mestinya untuk lomba, dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan korban. “Perhatian kita fokuskan dulu pada masyarakat terkena bencana,” tegasnya.
Sementara apel detik-detik proklamasi kemerdekaan tingkat kabupaten, berjalan lancar di halaman kantor Bupati Lotim. Wakil Bupati Lotim, H Haerul Warisin, selaku inspektur upacara saat membacakan amanat Gubernur NTB, mengajak masyarakat NTB untuk bangkit pasca gempa bumi, yang menimpa sejak akhir Juli lalu. Bangkit pasca gempa bumi diharapkan, kendati gempa susulan hingga saat ini masih terjadi. “Semua harus bangkit dari segala macam musibah. Kita semua harus tetap sabar dan tetap semangat untuk hidup dan bekerja kembali,” ajaknya serayq mengimbau masyarakat bersama-sama bergotong royong memulihkan situasi dan kondisi pasca gempa.
NTB dalam amanat Gubernur itu, disebutnya terus menunjukkan tren positif dalam pembangunan. Hampir disemua sektor tren positif itu terlihat. Oleh karenanya, energy yang dimiliki daerah ini, harus dimanfaatkan untuk pembangunan. “Mari kita bahu membahu membangun daerah kita ini, lebih baik kedepan,” pungkasnya. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here